Diperiksa Densus 88 Anti Teror, Penyerang Mapolsek Penjaringan Tidak Terkait Jaringan Teroris

Rohandi (31), pelaku penyerangan Mapolsek Penjaringan menjalani pemeriksaan oleh Densus 88 Anti Teror.

Diperiksa Densus 88 Anti Teror, Penyerang Mapolsek Penjaringan Tidak Terkait Jaringan Teroris
Istimewa/Dok. Polsek Metro Penjaringan
Rohadi (31) penyerang Mapolsek Metro Penjaringan. 

TRIBUNJAKARTA.COM, JAKARTA - Rohandi (31), pelaku penyerangan Mapolsek Penjaringan menjalani pemeriksaan oleh Densus 88 Anti Teror.

Usai memeriksa Rohandi, kepolisian memastikan pelaku tidak berkaitan dengan aksi terorisme.

"Tidak ada kaitannya (dengan kelompok terorisme)," ujar Kapolsek Metro Penjaringan, AKBP Rachmat Sumekar, saat dikonfirmasi, Jumat (9/11/2018).

Pemeriksaan terhadap Rohandi dilakukan oleh Densus 88 Anti Teror.

Berdasarkan pemeriksaan tersebut dipastikan kalau pelaku tidak tergabung dalam kelompok jaringan teroris tertentu.

"Tidak ada jaringan kemana-mana. Tadi sudah diperiksa Densus. Dia dari keluarganya baik-baik," jelas Rachmat.

Kronologis Mapolsek Penjaringan Diserang, Rohandi Bawa Golok dan Pisau Babi Sabet Polisi

Rohandi Serang Mapolsek Penjaringan Gara-gara Depresi Penyakit Getah Bening Tidak Sembuh

Diketahui, Rohandi melakukan penyerangan Polsek Metro Penjaringan, pada Jumat (9/11/2018) dini hari tadi. Kejadian bermula sekitar pukul 01.35 WIB.

Kepala SPK Polsek Metro Penjaringan, AKP M.A.Irawan, mengalami luka ringan dibagian tangan akibat sabetan golok pelaku.

Editor: Ferdinand Waskita Suryacahya
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved