LSI Denny JA Sebut Mayoritas Pemilih yang Nilai Ekonomi Indonesia Baik Dukung Jokowi
Lingkaran Survei Indonesia (LSI) Denny JA melansir survei terbarunya, yang menunjukan bahwa para pemilih dari berbagai segmen pendidikan.
Penulis: Nawir Arsyad Akbar | Editor: Mohamad Afkar Sarvika
Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Nawir Arsyad Akbar
TRIBUNJAKARTA.COM, PULOGADUNG - Lingkaran Survei Indonesia (LSI) Denny JA melansir survei terbarunya, yang menunjukan bahwa para pemilih dari berbagai segmen pendidikan yang menilai kondisi ekonomi Indonesia baik, ingin Joko Widodo kembali terpilih sebagai Presiden.
Hasil survei tersebut disampaikan oleh peneliti LSI Denny JA, Ardian Sopa di Graha Dua Rajawali, Pulogadung, Jakarta Timur.
"Di pemilih berdasarkan pendidikan yang menilai ekonomi Indonesia on the right track, mayoritas mendukung Jokowi kembali menjabat periode kedua," ujar Ardian Sopa, Selasa (27/11/2018).
Ardian Sopa menjelaskan, berdasarkan hasil surveinya, sebanyak 70,3 persen responden menilai bahwa kondisi ekonomi Indonesia saat ini dalam keadaan baik. Dan 24,7 persen responden menilai keadaan ekonomi Indonesia saat ini buruk.
Dari 70,3 persen responden tersebut, LSI Denny JA mengkategorikannya berdasarkan tingkatan segmen pendidikan, yaitu SD, SMP, SMA, dan perguruan tinggi.
Hasilnya, sebagian besar responden dari berbagai segmen pendidikan yang menilai ekonomi Indonesia baik, menginginkan Jokowi kembali terpilih sebagai presiden.
"Baik mereka yang hanya lulus SD, maupun kelompok segmen pelajar yang menilai ekonomi baik, rata-rata di atas 60 persen menyatakan memilih Jokowi-Ma'ruf (Amin)," ujar Ardian Sopa.
• LSI Denny JA Ungkap 70,3 Persen Pemilih Nilai Ekonomi Indonesia Baik
• Peneliti LSI: Diprediksi Unggul Telak, PDI Perjuangan Tegaskan Jawa Tengah Kandang Banteng
Sebaliknya, rata-rata di bawah 25 persen responden di semua segmen pendidikan yang menilai ekonomi Indonesia baik, yang memilih pasangan calon Prabowo Subianto-Sandiaga Uno.
Sementara itu, dari 24,7 persen responden yang menilai ekonomi Indonesia buruk, juga dikategorikan berdasarkan tingkat pendidikan, yaitu SD, SMP, SMA, dan perguruan tinggi.
Hasilnya, sebagian besar responden dari berbagai segmen pendidikan yang menilai ekonomi Indonesia buruk, mendukung pasangan calon Prabowo Subianto-Sandiaga Uno.
"Mereka yang menilai ekonomi buruk, semakin tinggi pendidikannya, semakin tinggi dukungannya terhadap Prabowo-Sandi," ujar Ardian Sopa.
Dalam proses surveinya, LSI Denny JA menggunakan metode multistage random sampling, dengan total 1.200 responden, yang dilakukan pada 10 hingga 19 November 2018.
LSI Denny JA memakai teknik wawancara tatap muka responden dan menggunakan kuisoner, dengan margin of error sebesar kurang lebih 2,9 persen. Dilengkapi FGD, analisis media, dan indepth Interview.