Mafia Bola

Sudah Lima Tersangka Pengaturan Skor, Satgas Antimafia Bola Beberkan Sederet Pidananya

Setelah memeriksa sejumlah saksi termasuk elite PSSI dan lima orang jadi tersangka, bergulir isu ada agenda tersembunyi Satgas Antimafia Bola.

Sudah Lima Tersangka Pengaturan Skor, Satgas Antimafia Bola Beberkan Sederet Pidananya
Tribunnews.com
Ilustrasi Pengaturan Skor 

TRIBUNJAKARTA.COM, JAKARTA - Gerak cepat Satgas Antimafia Bola tak main-main, sementara sudah lima orang sebagai tersangka match fixing alias pengaturan skor.

Lima tersangka di antaranya anggota Komite Eksekutif PSSI sekaligus Ketua Asprov PSSI Jawa Tengah Johar Ling Eng, mantan anggota Komite Wasit PSSI Priyanto beserta anaknya, Anik Yuni Sari.

Polisi turut menetapkan anggota Komisi Disiplin nonaktif PSSI Dwi Irianto alias Mbah Putih dan wasit Nurul Safarid sebagai tersangka keempat dan kelima.

Setelah memeriksa sejumlah saksi termasuk elite PSSI dan lima orang ditetapkan sebagai tersangka, bergulir isu ada agenda tersembunyi yang dibawa Satgas Antimafia Bola.

Wakil Ketua Satgas Antimafia Bola, Brigjen Krishna Murti, pun angkat bicara soal munculnya isu tersebut.

Sebelum membahas isu ini, belum lama Satgas Antimafia Bola mendatangi Krisna Adi Darma.

Datangi rumah Krisna

Krisna Adi dilarang bermain bola seumur hidup di kompetisi resmi tanah air karena terlibat pengaturan skor.

Mantan pemain PS Mojokerto Putra itu mengalami kecelakaan parah pada Desember silam karena ditabrak bus di Yogyakarta.

Krisna Adi harus menjalani rangkaian operasi tempurung kepala di Rumah Sakit Sardjito, Yogyakarta, beberapa waktu lalu.

Halaman
1234
Penulis: yogi gustaman
Editor: Ferdinand Waskita Suryacahya
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved