Hapus Denda Pajak PBB, Pemkot Tangerang Justru Raup Pendapatan Rp 11 Miliar

Ia mengaku sejak program di atas dicanangkan mendapatkan respon positif dari masyarakat Kota Tangerang

Hapus Denda Pajak PBB, Pemkot Tangerang Justru Raup Pendapatan Rp 11 Miliar
TribunJakarta.com/Ega Alfreda
Wali Kota Tangerang, Arief R Wismansyah saat di ruang rapat paripurna DPRD Kota Tangerang, Rabu (13/3/2019). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Ega Alfreda

TRIBUNJAKARTA.COM, TANGERANG - Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Tangerang raup keuntungan dari Pembayaran Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) sebesar Rp 11.610.723.936.

Angka tersebut diperoleh sejak diberlakukannya penghapusan sanksi administratif (denda) PBB sejak awal Februari 2019 dalam rangka HUT ke-26 Kota Tangerang.

Menurut Kepala Sub Bidang Penagihan, Bapenda, Lusman Palusi, penghapusan denda pajak PBB akan terus bergulir hingga 31 Maret 2019.

"Program penghapusan denda keterlambatan ini dimaksudkan untuk meningkatkan penerimaan pendapatan daerah melalui sektor pajak. Selain itu untuk mempermudah warga yang melakukan pembayaran PBB," jelas Lusman usai rapat Paripurna di Pemkot Tangerang, Rabu (13/3/2019).

Ia mengaku sejak program di atas dicanangkan mendapatkan respon positif dari masyarakat Kota Tangerang.

Hal tersebut terindikasi dari banyaknya warga Kota Tangerang yang melakukan pembayaran PBB.

"Kalau bulan biasa yang tidak diberlakukan program seperti ini biasanya pendapatan perbulan sekitar Rp 3 miliar, tapi kalau diberlakukan program ini satu bulan bisa Rp 8 miliar," beber Lusman.

Lusman juga menerangkan, jajarannya menaruh target pendapatan Rp 20 miliar melalui pajak PBB.

Target tersebut tercetus saat mengaca pada tahun 2018 dengan program yang sama namun dapat meraup pendapatan Rp 17 miliar dalam waktu dua tahun.

Halaman
12
Penulis: Ega Alfreda
Editor: Muhammad Zulfikar
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved