KPU Tangsel Pekerjakan Ratusan Warga untuk Melipat Kertas Suara, Upah Rp 84 Per Lembar

Ketua KPU Tangsel, Bambang Dwitoro, mengatakan, pihaknya memilih untuk menggalang partisipasi masyarakat untuk melipat surat suara

KPU Tangsel Pekerjakan Ratusan Warga untuk Melipat Kertas Suara, Upah Rp 84 Per Lembar
TribunJakarta.com/Jaisy Rahman Tohir
Penyusunan surat suara di gudang logistik KPU Tangsel, Gedung Serba Guna kecamatan Pondok Aren, Tangerang Selatan, Senin (11/3/2019). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Jaisy Rahman Tohir

TRIBUNKAKARTA.COM, TANGERANG SELATAN - KPU Tangerang Selatan (Tangsel) sudah mulai melipat 600.000 lembar surat suara DPR RI.

Ketua KPU Tangsel, Bambang Dwitoro, mengatakan, pihaknya memilih untuk menggalang partisipasi masyarakat untuk melipat surat suara.

Lebih dari 400 warga Tangsel mendaftar untuk jadi pelipat suara.

Bambang menjelaskan, pelipatan yang sudah dimulai sejak kemarin, di Gedung Serba Guna kecamatan Pondok Aren itu, dibagi menjadi dua shift, pukul 08.00 - 15.00 WIB dan 15.00 - 22.00 WIB.

"Itu kan dimaksimalkan shift pagi dulu. Yang daftar di kita itu 400 lebih. Kapasitas ruang GSG cuma 320,makanya sisanya itu baru di shift kedua," ujsr Bambang saat dihubungi, Kamis (14/3/2019).

Tidak masalah, jika pekerja yang di shift pagi, mau meneruskan hingga malam hari.

Camat Tambora Berencana Adakan Pertandingan Futsal Antar PPSU Kelurahan

Anies Baswedan Sebut Pasar Ikan Modern Hadiah Besar Bagi Warga Jakarta

Jokowi Minta Pedagang Pasar Ikan Modern Muara Baru Pakai Seragam Setiap Hari

"Upah yang DPR itu Rp 84 (per lembar) sudah bersih sudah dipotong pajak," ujarnya.

Ia juga mengatakan, untuk surat suara pilpres yang ukurannya lebih kecil, upahnya pun lebih kecil Rp 60 per lembar.

Bambang menjelaskan, tidak ada batasan jumlah tertentu surat suara yang harus dilipat.

Namun KPU Tangsel juga memperhatikan betul kualitas lipatan dari para pekerjanya.

"Prinsipnya tidak ada batasan. Kita kontrol nanti kalau ada pelipatan yang kurang bagus, kita evaluasi," jelasnya.

Penulis: Jaisy Rahman Tohir
Editor: Muhammad Zulfikar
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved