125.619 Benih Lobster Diselundupkan Dalam Baju Basket Lewat Bandara Soekarno-Hatta

Namun, kata Rina, saat memasuki mesin X-ray terdapat indikasi ada organisme hidup di dalam empat koper tersebut.

125.619 Benih Lobster Diselundupkan Dalam Baju Basket Lewat Bandara Soekarno-Hatta
TRIBUNJAKARTA.COM/EGA ALFREDA
Pakaian Lakers yang diselipkan ratusan ribu benih lobster melalui Bandara Soekarno-Hatta, Sabtu (16/3/2019). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Ega Alfreda

TRIBUNJAKARTA.COM, TANGERANG - Percobaan penyelundupan 125.619 benih lobster berhasil ditegahkan oleh Balai Besar Karantina Ikan, Pengendalian Mutu dan Keamanan Hasil Perikanan Jakarta I yang disembunyikan dalam baju.

Hal tersebut muncul ke permukaan setelah petugas bekerja sama dengan Aviation Security Officer (Avsec) Bandara Soekarno-Hatta menggagalkan penyelundupan benih lobster pada Jumat (15/3/2019).

Kepala Badan Karantina Ikan dan Pengendalian Mutu, Rina mengatakan, penyelundupan itu bermodus memasukan ratusan ribu benih lobster ke dalam baju bertuliskan Lakers berlubang.

Kemudian, baju Lakers tersebut dimasukkan ke dalam plastik dan disimpan ke dalam empat koper.

Namun, kata Rina, saat memasuki mesin X-ray terdapat indikasi ada organisme hidup di dalam empat koper tersebut.

"Saat di X-Ray hanya terlihat tumpukan baju, namun setelah diperiksa tiga kali barulah dapat dipastikan ada organisasi hidup di dalamnya," ujar Rina di Area Perkantoran Bandara Soekarno-Hatta.

Berkali-kali Ditertibkan PKL di JPO Pasar Jatinegara Masih Nekat Berjualan

Setelah memastikan adanya organisme hidup di dalam koper tersebut, pihaknya pun lantas membuka koper dan ditemukan benih lobster jenis mutiara dan pasir.

"Setelah mengetahui koper tersebut berisi benih lobster, petugas kami pun langsung berkomunikasi dengan pihak maskapai untuk menanyakan status koper tersebut, ternyata memang ada pemiliknya dua orang wanita yaitu ER dan RW," tutur Rina.

Diketahui, belih Lobster tersebut dikemas menggunakan 128 kantong plastik yang telah diisi air laut dan oksigen.

Kemudian kantong plastik berisi benih lobster itu dimasukkan ke dalam empaf buah koper berukuran besar.

Sedianya benih lobster tersebut akan dibawa oleh pelaku yang diketahui berinisial ER dan RW menuju Singapura menggunakan pesawat Garuda Indonesia.

Kedua diduga pelaku itu pun menghilang ketika dipanggil oleh petugas Avsec untuk dimintai keterangannya.

Penulis: Ega Alfreda
Editor: Wahyu Aji
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved