Hari Pertama Tarif Normal, MRT Jakarta Angkut 77.696 Penumpang
Moda Raya Terpadu (MRT) Jakarta telah mengangkut 77.969 penumpang di hari pertama pemberlakuan tarif normal 13 Mei 2019 kemarin.
Penulis: Pebby Ade Liana | Editor: Ferdinand Waskita Suryacahya
Laporan wartawan TribunJakarta.com, Pebby Adhe Liana
TRIBUNJAKARTA.COM, GAMBIR - Moda Raya Terpadu (MRT) Jakarta telah mengangkut 77.969 penumpang di hari pertama pemberlakuan tarif normal 13 Mei 2019 kemarin.
PT MRT Jakarta, telah menghapuskan diskon tarif 50 persen yang diberikan pada tahap awal pengoperasiannya.
Kini, tarif normal MRT dipatok maksimal Rp 14 ribu.
"Info ridership yang menggunakan layanan MRT Jakarta itu, kemarin berjumlah 77.696 penumpang. Rata-rata pengguna bulan lalu itu 82.615 penumpang per harinya," kata Corporate Secretary PT MRT Jakarta, Muhammad Kamaluddin saat dikonfirmasi wartawan, Senin (14/5/2019).
Kamaludin menjabarkan, bahwa rata-rata penumpang MRT Jakarta pada bulan lalu mencapai 82 ribu penumpang.
Namun, saat itu tarif diskon MRT Jakarta masih dipatok setengah harga.
Kebijakan ini diberikan dalam rangka sosialisasi penggunaan moda transportasi baru tersebut di awal-awal pengoperasiannya.
Ia pun menyebut bahwa stasiun-stasiun yang paling banyak dinaiki penumpang ialah Stasiun MRT Bundaran HI, Dukuh Atas, dan Lebak Bulus.
"Saya ucapkan terimakasih kepada seluruh pengguna MRT. Titik yang paling ramai masih di Stasiun Bundaran HI, Lebak Bulus, dan Dukuh Atas," paparnya.
• Dinilai Kemahalan, Pelajar Minta Dibuatkan Kartu Khusus untuk Naik MRT Jakarta
• Pelajar Pengguna MRT Jakarta Mengeluh Mahalnya Tarif Normal
Untuk diketahui, sebelumnya MRT Jakarta telah diresmikan oleh Presiden Joko Widodo didamping Gubernur DKI Jakarta pada 24 Maret 2019.
Setelah mulai beroperasi, moda transportasi baru ini digratiskan hingga akhir Maret 2019.
Selanjutnya, tarif MRT Jakarta diberi potongan harga 50 persen selama bulan April 2019.