Polisi Gerebek Diduga Markas Persembunyian Para Pelaku Curanmor di Tangerang

Kasubag Humas Polres Metro Tangerang Kota, Kompol Abdul Rahim membenarkan penangkapan terhadap terduga pelaku curanmor tersebut.

Polisi Gerebek Diduga Markas Persembunyian Para Pelaku Curanmor di Tangerang
TribunJakarta.com/Ega Alfreda
Lokasi diduga markas persembunyian pelaku curanmor di kawasan Pinang, Kota Tangerang, Kamis (16/5/2019). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Ega Alfreda

TRIBUNJAKARTA.COM, PINANG - Polisi mencokok 14 remaja diduga pelaku curanmor di kawasan Kecamatan Pinang, Kota Tangerang pada Kamis (16/5/2019) siang.

Ke-14 remaja tanggung tersebut ditangkap disebuah tempat cuci mobil dan motor tak berdekatan dengan rumah Gubernur Banten, Wahidin Halim di Pinang.

Dari informasi yang didapatkan, tempat cuci motor tersebut kerap kali dijadikan markas persembunyian para pelaku pencuri kendaraan bermotor.

Haris, seorang warga sekitar yang melihat kejadian penangkapan tersebut mengatakan terdapat beberapa kendaraan roda dua yang ikut diambil selain 14 diduga pelaku tersebut.

"Tadi selain orang, ada motor juga yang dibawa sama polisi. Ada empat motor, dua Honda Beat, RX king, sama Mio Soul," kata Haris, Kamis (16/5/2019).

Sedangkan, sang pemilik tempat cucian mobil dan motor, Anwar, mengaku tidak menyangka tiba-tiba saja ada penggerebekan di tempat ia mencari nafkah.

Ia juga mengatakan bahwa ke-14 remaja yang ditangkap tersebut merupakan pegawainya.

Petugas PPSU Temukan Ular Sanca Sepanjang 3 Meter Melilit di Atas Pohon

"Iya betul, tadi yang enam orang dibawa ke Polsek Cipondoh sana, sisanya katanya tadi mau dibawa ke Jakarta," ucap dia.

Sementara Kasubag Humas Polres Metro Tangerang Kota, Kompol Abdul Rahim membenarkan penangkapan terhadap terduga pelaku curanmor tersebut.

Namun, ia mengatakan hanya 14 remaja yang diamankan siang tadi dan sedang menjalani tahap penyelidikan di Mapolres Metro Tangerang Kota.

"Yang menangkap Polres Metro Tangerang Kota dan yang diamankan 14 orang. Tapi masih dalam proses pemeriksaan dulu," jelas Rahim.

Penulis: Ega Alfreda
Editor: Muhammad Zulfikar
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved