Tak Ada Jaringan Internet, Bocah Ini Menangis Meronta-ronta Saat Hendak Mudik ke Kampung Kakeknya
Mengutip akun instagram @palopo_info, Sabtu (8/6/2019) seorang bocah laki-laki menangis di pinggir jalan membuat heboh warga sekitar
TRIBUNJAKARTA.COM, SULAWESI SELATAN - Masyarakat memiliki tradisi seusai menjalani sebulan penuh puasa dengan mudik.
Mereka berbondong-bondong pulang ke kampung halaman masing-masing yang jauh dari pusat kota.
Namun, terkadang masih sedikit daerah pelosok kampung tersentuh modernisasi seperti keterbatasan sinyal maupun jaringan internet.
Mengutip akun instagram @palopo_info, Sabtu (8/6/2019) seorang bocah laki-laki menangis di pinggir jalan membuat heboh warga sekitar.
Bocah tersebut menangis meraung-meraung sampai pengendara lain berhenti di belakangnya.
Usut punya usut ternyata ada sebab kenapa bocah tersebut sampai menangis heboh sedemikan rupa.
Rupanya si bocah menangis karena di kampung kakeknya tak ada jaringan internet.
• Libur Lebaran 2019, Volume Pengguna KRL Naik 7,5 Persen Dibanding Tahun Lalu
• Beberkan Pengalaman Lihat Balon Udara saat Terbang, Captain Vincent Raditya Ungkap Bahaya Ini
• Puncak Kedatangan Pemudik di Terminal Kampung Rambutan Diprediksi Nanti Malam
Maksud hati ingin berselancar di dunia maya dengan gawai pintarnya tak dituruti walhasil bocah itu menangis sejadi-jadinya di pinggir jalan.
Karena sudah menganggu kelancaran lalu lintas, bocah itu langsung digendong dan dimasukkan ke mobil meski ia mengamuk.
"hhheeee nggak ada jaringan...nggak ada jaringan!" teriak si bocah sembari memegangi pintu mobil tak mau dimasukkan.
Warga pun hanya tertawa geli melihat ulah si bocah laki-laki tersebut.
Dalam postingan diketahui kejadian tersebut terjadi di Lamasi, Kabupaten Luwu, Sulawesi Selatan. (*)
Artikel ini telah tayang di tribunjabar.id dengan judul Bocah Ini Menangis Meraung-raung dan Mengamuk saat Mudik ke Kampung Kakek Karena Tak Ada Internet