Terowongan Perimeter Selatan Ambruk
Inilah Identitas Dua Korban Tertimbun Longsor di Bandara Soekarno-Hatta
Jalan Parimeter Selatan Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten, longsor pada Senin (5/2/2018) petang.
Laporan Wartawan Warta Kota, Andika Panduwinata
TRIBUNJAKARTA.COM, TANGERANG - Jalan Parimeter Selatan Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten, longsor pada Senin (5/2/2018) petang.
Pengendara mobil Honda Brio yang tengah melintas tertimbun longsoran tersebut.
Di dalam mobil tersebut ada dua orang wanita yang setiap harinya bekerja di Bandara Soekarno-Hatta.
"Korban bernama Dyanti dan Mutmainah. Karyawati Garuda Maintenance Facility (GMF) Aeroasia," kata Branch Communication Manager Bandara Soekarno-Hatta, Haerul Anwar.
Baca: Karyawan GMF Aeroasia Korban Longsor di Bandara Dibawa ke RSUD Tangerang
Kondisi mobil korban terjepit reruntuhan tembok penahan underpass.
Tim evakuasi gabungan terdiri dari Angkasa Pura II, Polresta Bandara Soekarno-Hatta, Basarnas, TNI dan tim Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) Bandara Soekarno-Hatta mengevakuasi mereka sekuat tenaga.
Sampai Selasa (6/2/2018) dini hari petugas mengerahkan tiga ekskavator dan belasan tenaga manusia untuk mengangkat material tanah yang menimbun mereka.
Pantaian TribunJakarta.com pada pukul 03.10 WIB, petugas berhasil mengevakuasi Dyanti Dyah Ayu Cahyani Putri ke RSUD Tangerang.
Peristiwa longsornya jalan di Bandara Soekarno- Hatta, Tangerang, terjadi lantaran hujan lebat pada Senin (5/2/2018).
Branch Communication Manager Bandara Soekarno-Hatta, Haerul Anwar, mengatakan, insiden ini terjadi karena hujan lebat yang mengguyur lokasi.
Akibat peristiwa tersebut akses jalan itu lumpuh. Pengendara tidak dapat melewati Jalan Parimeter Selatan Bandara Soekarno-Hatta.
"Kejadiannya sekitar pukul 17.30 WIB," kata Haerul.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jakarta/foto/bank/originals/tiga-unit-ekskavator-evakuasi-korban-longsor-di-bandara-soekarno-hatta_20180206_070601.jpg)