Artis Tertangkap Narkoba

Ternyata Fachri Albar 10 Tahun Rutin Konsumsi Ganja, Sabu-sabu dan Dumolid

"Fachri juga mengaku kepada pihak dokter yang menangani assessment, dia sudah mengonsumsi narkoba selama 10 tahun," katanya.

Ternyata Fachri Albar 10 Tahun Rutin Konsumsi Ganja, Sabu-sabu dan Dumolid
TribunNews.com
Fachri Albar 

Laporan Wartawan Warta Kota Arie Puji Waluyo

TRIBUNJAKARTA.COM, KEBAYORAN BARU - Kasat Naroba Polres Metro Jakarta Selatan Komisaris Vivick Tjangkung mengakui kondisi artis Fachri Albar butuh penanganan khusus.

Vivick mengutip dari pengakuan Fachri, kondisi seperti itu karena sudah 10 tahun mengonsumsi narkoba jenis sabu-sabu, ganja, dan dumolid.

"Hasil assessment Fachri itu sudah sangat memprihatinkan. Hasilnya membahayakan sekali jika memang tidak diambil tindakan kepada Fachri," kata Vivick di Mapolres Jakarta Selatan, Kamis (22/2/2018).

Baca: Berbagai Kisah Novel Saat Menjadi Penyidik KPK Dari Kasus Sarung Burung Walet Hingga e-KTP

Vivick mengatakan hal itu di sela-sela acara Penandatanganan MoU antara artis, manajer, dan produser atas penyalahgunaan, pemberantasan, dan peredaran narkoba di Polres Metro Jakarta Selatan.

"Fachri juga mengaku kepada pihak dokter yang menangani assessment, dia sudah mengonsumsi narkoba selama 10 tahun," katanya.

Vivick mengatakan, mengonsumsi selama lebih dari 10 tahun itu diungkapkan jujur langsung dari Fachri ketika melakukan assessment di Badan Narkotika Nasional Kota (BNNK) Jakarta.

Baca: Siswa Sekolah Luar Biasa Pamerkan Batik Hasil Karya Sendiri di Kantor Walikota Jakarta Barat

"Saat assessment dia harus mengaku jujur. Kejujurannya itu memang beda dari hasil pemeriksaan kami," kata Vivick.

Vivick mengatakan, pihaknya harus bisa membantu Fachri sesuai dengan surat edaran Mahkamah Agung, terkait korban dari penyalahgunaan narkotika.

"Hasil assessment sangat serius, karena tingkat penggunanya dia cukup tinggi. Jadi kami harus membantunya untuk melakukan pemeriksaan medisnya. Itu memang sudah diatur dalam surat edaran Mahkamah Agung, jika memang terdeteksi korban penyalahgunaan, harus kami bantu," kata Vivick Tjangkung.

Editor: Adiatmaputra Fajar Pratama
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved