Sambut HUT RI Stephen Langitan Kendarai Motor ke London

Seorang bikers, Stephen Langitan memilih melakukan perjalanan petualangan Solo Ride Adventure Jakarta London.

Editor: Ilusi Insiroh
Stephen Langitan
Stephen Langitan, Solo Ride Adventure Jakarta London. 

Berbagai keseruan, keindahan alam, bertemu orang baru, kuliner siap dilakoni Stephen Langitan sebagai pengalaman baru. Menginap di hotel hingga berkemah akan dilakoni olehnya untuk beristirahat melepas lelah sekaligus menikmati malam.

Tak ayal, selain kebutuhan sandang dan pangan. Peralatan outdoor termasuk tenda pun akan diboyong selama berkelana melintasi beragam negara.

"Di India utara saya akan berkemping, di Eropa juga karena disana masuk musim panas. Sepanjang perjalanan, harus juga menikmati alam. Tidak ada makanan khusus yang saya bawa dari Jakarta. Semua makanan ya harus dinikmati? Saya keluar Indonesia melalui Tanjung Balai. Nandi di India akan beli sosis yang tahan lama, beli telur juga. Saya khusus bawa tempat telur supaya aman dan tidak pecah," paparnya.

Baca: 4 Fakta Kakek yang Menikahi Daun Muda dengan Mahar Rp 1,4 Miliar

Baca: 5 Fakta Terbaru CW, Ibu yang Diduga Aniaya Anak Asuhnya di Kamar Hotel

Lebih lanjut, pria berusia 53 tahun ini juga mempersiapkan betul perjalanannya yang akan melintasi wilayah konflik di Pakistan, perbatasan Iran, Siria hingga Afganistan.

"Saya akan melintasi daerah konflik, itu harus urus dokumen di Islamabad. Garis besarnya, surat tidak keberatan kalau saya diculik dan lainnya. Di sana sering banyak tembakan," tegas Stephen Langitan.

Stephen Langitan menambahkan kendala lain yang juga bakal dialami yakni cuaca, arus lalu lintas maupun jalur yang akan ditempuh. Nantinya, menurut Stephen Langitan dia akan melintasi jalan tertinggi di dunia, Khardung La di Ladakh, India.

Jalanan ini diklaim merupakan jalan tertinggi yang dapat dilalui kendaraan di dunia. Khardung La terletak di dataran tinggi yang berselimut salju, dengan ketinggian 5610 meter di atas permukaan laut.

Melintasi ini banyak tantangannya, pengendara harus melewati jalanan berbatu dan berkelok. Bahkan jurang juga menghiasi sisi kiri dan kanan.

Pastinya hal utama yang harus dipersiapkan adalah mental dan kondisi kendaraan harus betul betul "sehat" tidak bermasalah.

Cadangan bensin pun harus diperhatikan betul karena tidak ada pom bensin di sepanjang jalan menuju Khardung La.(Tribun Network/fel/wly)

Sumber: Tribunnews
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved