Kampung Kembar di Duren Sawit: Punya 13 Pasang dan Pasangan Ini Curhat Sering Dikira Pacaran
"Saat masuk SMA kami sempat dikira pacaran," cerita Robi Purwanto kepada, Sabtu (24/3/2018).
Penulis: Erik Sinaga | Editor: Erik Sinaga
Kepada TribunJakarta.com, mereka mengisahkan pengalaman unik yang segudang terkait status mereka sebagai adik-kakak.
"Saat masuk SMA kami sempat dikira pacaran," cerita Robi Purwanto.
"Waktu itu sempat dibilang hebat, masih anak baru sudah punya gebetan," lanjutnya.
Kedua kakak-beradik ini memang selalu satu sekolah, bahkan satu kelas, tetapi saat memasuki SMA mereka berbeda kelas dan teman mereka sempat tak menyangka kalau mereka kembar.

"Sempat kesulitan juga bikin temen percaya, mereka selalu enggak percaya, saat main kerumah baru mereka percaya," jelasnya.
Selain itu setiap kali ingin memulai hubungan dengan pasangan masing-masing, mereka selalu menyampaikan terlebih dahulu kepada pasangannya kalau mereka kembar.
"Dulu saat mau pacaran, selalu bilang dulu kalau punya saudara kembar berbeda jenis kelamin," ucap Firli Purwanti.
"Kalau enggak digituin takutnya nanti ada yang liat saya jalan dengan Robi terus cemburu kan repot," tambahnya lagi.
Sekadar informasi, di RW 03, Malaka Jaya, Duren Sawit, Jakarta Timur kini terdapat memiliki 13 pasang kembar, tak ayal banyak yang menyebutnya dengan istilah 'kampung kembar'.
"Sekarang di RW 03 ada 13 pasang, sebelumnya tahun 2014 ada 19 pasang, sudah ada yang meninggal atau pindah," kata Ketua RW 03 Andang Subaryono. (Dionisius Arya Bima Suci)