Ramadan 2018

Ramainya Alun-Alun Bekasi Saat Malam Minggu di Bulan Ramadan

"Karena deket aja si dari rumah, walaupun main malem juga gak takut pulangnya," ujar Yuyun.

TribunJakarta.com/Yusuf Bachtiar
Suasana ramainya Alun-alun Kota Bekasi saat malam minggu di Bulan Ramadan, Sabtu (26/5/2018). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Yusuf Bachtiar

TRIBUNJAKARTA.COM, BEKASI SELATAN - Akhir pekan menjadi waktu yang tepat untuk berkumpul bersama teman.

Slah satu tempat paling populer untuk sekedar nongkrong dan menikmati jajanan murah yakni Alun-alun Kota Bekasi yang jadi lokasi favorit masyarakat Kota Bekasi.

Bahkan di momen bulan Ramadan ini, Alun-alun Kota Bekasi juga kerap dijadikan lokasi buka puasa bersama, anak-anak muda dan orang dewasa bersama anaknya.

Baca: Cerita Pamela Duo Serigala: Nangis Saat Disentuh Pejabat, Dapat Viewer Ketika Pamer Bagian Intim

Pantauan TribunJakarta.com, Sabtu (26/5/2018), situasi malam minggu di Alun-alun Kota Bekasi ramai dikunjungi masyarakat Kota Bekasi.

Mereka data dari berbagai penjuru wilayah di Kota Bekasi, sengaja hanya untuk berkumpul dan menikmati malam minggu di salah satu ikon Kota Bekasi.

Baca: Polsek Tamansari Gelar Operasi Rutin Antisipasi Tawuran dan Tempat Hiburan Malam

"Tadi udah dateng dari abis isya sih, sengaja janjian sama teman mau makan di sini (alun-alun)," ungkap Rozy Ridho.

Ia mengaku sering mengunjungi Alun-alun.

Aasannya selain bisa menikmati jajanan murah meriah, pilihan kuliner juga banyak tersedia.

"Murah paling jajanan Rp 50 ribu udah dapet banyak, pilihannya banyak pula," jelas Rozy

Jajanan seperti Nasi Bebek, nasi Goreng, bahkan kerak telor tersedia di Alun-alun Bekasi.

Salah satu warga lain, Yuyun mengungkapkan, Alun-alun Kota Bekasi tempatnya strategis dekat dengan pusat Kota dan pemikirannya yang berada di Bekasi Timur.

"Karena deket aja si dari rumah, walaupun main malem juga gak takut pulangnya," ujar Yuyun.

Namun dia menayangkan, momen Ramadan ini, pedagang yang berjualan nampak lebih banyak ketimbang hari-hari biasa.

Hal itu menyebabkan terkadang ia sulit mencari tempat duduk karena pengunjung dan pedagang sama-sama banyak.

"Iya makin sempit jadinya Mas, kalau biasa mah gak sebanyak ini," tandasnya.

Sumber: Tribun Jakarta
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved