Kepala Bappenas Ingin Pemda Berperan Salurkan Bansos Secara Merata

"Daerah sangat penting, bukan hanya tugas pemerintah pusat. Paling tidak daerah harus bantu data verifikasi data seakurat mungkin," lanjutnya.

Kepala Bappenas Ingin Pemda Berperan Salurkan Bansos Secara Merata
TribunJakarta.com/Novian Ardiansyah
Menteri Perencanaan Pembangunan/Kepala Bappenas, Bambang Brodjonegoro di kantor Kementerian Komunikasi dan Informatika, Gambir, Jakarta Pusat, Senin (30/7/2018). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Novian Ardiansyah

TRIBUNJAKARTA.COM, GAMBIR - Menteri Perencanaan Pembangunan/Kepala Bappenas, Bambang Brodjonegoro menginginkan pemerintah daerah (Pemda) berperan serta dalam pemerataan distribusi bantuan sosial (bansos) ke masyarakat.

Hal itu diinginkan Bambang lantaran disebutkan Badan Pusat Statistik (BPS), program bansos dari Kementerian Sosial yang terus meningkat dan disalurkan tepat waktu dan tepat sasaran memiliki andil dalam penurunan angka kemiskinan.

Maka dari itu, Bambang mengatakan, Pemda harus berperan dalam memverifikasi data masyarakat yang berhak menerima bansos tersebut.

Guyonan Sandiaga Uno Saat Lepas Owo dan Owi ke Laut

"Peran pemda dalam verifikasi data sangat penting, karena Kemensos tidak punya tangan di daerah. Kalau pemda lambat update data, kurang akurat, maka akhirnya Kemensos akan mendistribusikan Bansos tidak tepat," kata Bambang di kantor Kementerian Komunikasi dan Informatika, Gambir, Jakarta Pusat, Senin (30/7/2018).

"Daerah sangat penting, bukan hanya tugas pemerintah pusat. Paling tidak daerah harus bantu data verifikasi data seakurat mungkin," lanjutnya.

Diketahui, berdasarkan data terakhir Badan Pusat Statistik (BPS) per Maret 2018, tingkat kemiskinan di Tanah Air telah turun di angka satu digit, yakni 9,82 persen atau yang terendah dalam sejarah sejak krisis tahun 1998.

Kini, Warga Binaan Bisa Transaksi Jual Beli Lewat Jeera Wallet

Sementara itu, Dirjen Perlindungan dan Jaminan Sosial Kemensos, Harry Hikmat mengungkapkan bahwa penyaluran bansos tunai pada tahap I bulan Februari 2018 dan tahap II bulan Mei 2018 telah disalurkan secara tepat waktu sebanyak 97 persen.

Selain itu, penyaluran program Beras Sejahtera (Rastra) dan Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) pada Kuartal I 2018 sekitar 95 persen telah dilaksanakan sesuai jadwal.

"Target penurunan angka kemiskinan yang lebih rendah dari capaian tersebut terus diikhtiarkan oleh Pemerintah. Diharapkan pada Maret 2019 persentase angka kemiskinan di Indonesia mengalami penurunan signifikan menjadi 9,3 persen," kata Hary.

Penulis: Novian Ardiansyah
Editor: Ferdinand Waskita Suryacahya
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved