Densus 88 Cokok Penjual Bakso Keliling, Total 260 Terduga Teroris Ditangkap

Detasemen Khusus 88 Antiteror Mabes Polri kembali menangkap seorang terduga teroris, AR, di rumah kontrakannya

Editor: ade mayasanto
TRIBUNJOGJA.COM/WAHYU SETIAWAN NUGROHO
Ilustrasi - Seorang anggota inafis menunjuk lokasi kejadian aksi pelumpuhan terduga teroris di Jalan Kaliurang Km 9.5 

"Pas saya diminta menemani menjadi saksi saat penggeledahan, ada keterangan bahwa yang bersangkutan sudah diamankan pagi harinya di jalan," jelas Ahmad Nurhadi.

Densus 88 Antiteror Polri juga membekuk seorang terduga teroris, Sabtu (4/8/2018) pagi di Kecamatan Gunung Sindur, Kabupaten Bogor.

Lelaki berinisial TD (28) ditangkap tak jauh dari kediamannya.

TD tinggal mengontrak di sebuah perumahan daerah Gunung Sindur bersama istri dan dua anaknya.
Menurut Ketua RT setempat, Ali Makmur Siregar, TD ditangkap sekira pukul 09.00 WIB saat bergegas keluar rumahnya menggunakan motor.

"Ditangkapnya di jalan raya, bukan di rumahnya, kemudian anak dan istrinya ikut diamankan," ujarnya.

Ia menjelaskan bahwa, saat penangkapan, sejumlah petugas pun langsung melakukan penggeledahan di kediaman TD.

Saat itu, petugas menemukan sejumlah buku bacaan, flashdisk, uang tunai pecahan Rp 100 ribu dan Rp 5 ribu senilai Rp 5 juta.

"Ada juga dollar sepuluh lembar, kemudian paspor, laptop turut diamankan petugas," jelasnya.

Ia menambahkan bahwa TD sendiri telah tinggal di perumahan tersebut sejak Bulan Januari 2018 kemarin.

Istri John Legend Panik Gempa Lombok Terasa Hingga ke Bali: Begitu Banyak Gempa Susulan

Sebelumnya tidak ada aktivitas yang mencurigakan yang dilakukan TD selama tinggal mengontrak di perumahan tersebut.

"Orangnya jarang keluar, warga pun jadi tidak tahu apa apa, sekarang rumahnya kosong," katanya.
Total 260 Orang Ditangkap

Kapolri Jenderal Pol Tito Karnavian mengungkap jika jajarannya telah mengamankan 260 terduga teroris pasca teror bom di Surabaya.

Penangkapan dilakukan di berbagai wilayah seperti Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur.
Penanganan terhadap terorisme, kata Tito, memang menjadi fokus utama Korps Bhayangkara. Terutama, menjelang agenda Asian Games 2018.

"Masalah terorisme kita sudah tangani tangkap sudah lebih dari 260 an, tapi tidak perlu terlalu ekspos," ujar Tito.

Kini, para terduga teroris tersebut dititipkan di kantor kepolisian wilayah tempat mereka ditangkap, yakni Polres dan Polda.

Jenderal bintang empat itu juga mengatakan sekira 170 diantara semua terduga teroris itu telah menjadi tersangka.

Namun, Tito tak mengungkap ada atau tidaknya terduga teroris yang sudah dibebaskan dari penangkapan tersebut.

"Ada 200 an iya (terduga teroris), 170 an yang tersangka," ucapnya.

Sumber: Tribun Jakarta
Halaman 4/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved