CPNS 2018

Pendaftaran CPNS 2018 Dibuka 26 September 2018: Hati-hati Calo, Persyaratan Hingga Cegah Server Down

Pendaftaran CPNS 2018 Dibuka 26 September 2018, Hati-Hati Calo, Persyaratan dasar yang harus kamu ketahui dan cara mencegah Server Down.

Penulis: Ilusi | Editor: Erik Sinaga
sscn.bkn.go.id
Capturan Laman sscn.bkn.go.id 

Pihak BKN juga membantah ada kendala teknis mengenai teknologi dalam peristiwa belum bisa dibukanya portal tersebut.

"Bukan kendala teknis, kami hanya mengupayakan agar informasi yang sampai kepada pelamar sudah lengkap," pungkasnya.

Senada dengan BKN, Kepala Biro Hukum, Komunikasi dan Informasi Publik Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) Mudzakir mengatakan bahwa kemarin merupakan waktu pengumuman lowongan CPNS pada masing masing instansi pemerintah.

"Untuk pendaftarannya akan dilakukan secara online terintegrasi melalui sscn.bkn.go.id, waktunya paling cepat tanggal 26 September 2018," ujar Mudzakir.

Calo dengan Tarif Puluhan Juta Rupiah

Jutaan pencari kerja akan bertarung untuk mendapatkan kursi di pemerintahan baik pusat maupun daerah.

Tidak terkecuali bagi Nanda (28) yang melamar sebagai tenaga guru. Dia mengaku tertarik karena pada seleksi CPNS 2018, banyak lowongan yang tersedia baginya.

"Tenaga pendidikan kan tahun ini lagi banyak, jadi ya coba peruntungan aja lah," ujarnya kepada Tribun di Jakarta, Rabu (19/9/2018).

Lulusan Magister pendidikan itu kemudian menceritakan bahwa terdapat seorang teman yang menawarkan jasa calo CPNS kepadanya.

Bahkan memastikan hingga bisa masuk ke formasi yang dituju.

Dana yang harus dibayarkan juga tidak tanggung-tanggung, yakni, sebesar Rp 75 juta.

Namun, pembayaran akan dilakukan apabila yang bersangkutan sudah diterima menjadi ASN. Sementara untuk uang sepakat seharga Rp 5 juta di awal.

"Jadi ada teman nawarin jasa, katanya sih dari orang pusat. Rp 75 juta pasti jadi. Bayarnya belakangan kalau sudah jadi PNS. Sekolahin SK nanti ke Bank," tuturnya.

"Untuk dilolosinnya, kita kirim nomor lolos administrasi gitu deh. Terus nanti di follow-up sama dia," lanjut Nanda.

Karo Humas Badan Kepegawaian Negara, Mohammad Ridwan meminta kepada masyarakat untuk hati-hati akan tawaran tersebut. Sudah dapat dipastikan, kata dia, jasa calo hanya untuk menipu.

Sumber: Tribun Jakarta
Halaman 2/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved