Ustaz Ikut Politik, Deddy Corbuzier Tanya Jawab Bareng Gus Miftah

"Apa tanggapan ustaz terkait ustaz-ustaz lain yang memprovokasi demi kepentingan sendiri dan kelompoknya?"

Tayang:
Penulis: Erlina Fury Santika | Editor: Y Gustaman
Tangkapan layar YouTube Deddy Corbuzier
Pendakwah Gus Miftah (kiri) dan Deddy Corbuzier (kanan) dalam sesi tanya jawab di kanal YouTube Deddy Corbuzier, Kamis (18/10/2018). 

Belakangan sempat viral, sosok Gus Miftah. Ia viral karena videonya yang berdakwah di klub malam.

Pada video tersebut, terlihat perempuan-perempuan berpakaian minim dan berpoles riasan.

Gus Miftah pun mendedangkan salawat di hadapan mereka.

Suara-suara perempuan itu mengikuti lantunan salawat yang dibawakan Gus Miftah.

Sesi pengajian yang dibawakan Gus Miftah itu berlangsung di sebuah klub malam bernama Bosche, Bali pada Kamis (6/9/2018).

Sontak video tersebut mendapat tanggapan positif dari warganet lantaran cara berdakwahnya dinilai tidak biasa.

Mengetahui videonya viral, Gus Miftah mengaku tidak terkejut.

Sebab, mengadakan pengajian di lokalisasi dan klub-klub malam sudah menjadi rutinitasnya selama sekurangnya 14 tahun.

"Itu rutinitas biasa. Kalau sekarang viral ya mudah-mudahan orang-orang pada melek. Anak-anak kafe aja pada mau ngaji. Masa yang luar enggak," ujar Gus Miftah saat diwawancarai TribunJakarta.com melalui sambungan telepon, Rabu (12/9/2018).

Gus Miftah pun menjelaskan awal mula ia bisa mengadakan pengajian di klub malam.

Ia mengerahkan seluruh usahanya mulai dari mengirim surat hingga datang ke lokasi.

Namun ajakan itu tak serta merta direspon baik oleh pihak klub malam.

"Awalnya saya surati, saya datangi. Saya ajak komunikasi baik-baik. Saya sampaikan 'sejelek apapun kita masih butuh Tuhan'. Sementara kesempatan anak-anak kafe, lokalisasi itu kan minim dibandingkan dengan kita," ujarnya.

"Nah ini saya punya cara, kalau boleh saya bikin acara di sini (kafe dan salon plus-plus). Saya tembusin ownernya, ya ada yang respon, ada yang menolak, ada yang menolak kemudian menerima," imbuhnya.

Bernostalgia

Sumber: Tribun Jakarta
Halaman 3/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved