Angka Kecelakaan Meningkat, PT KAI Imbau Masyarakat Taati Aturan di Perlintasan Sebidang

PT KAI akan terus mensosialisasikan keselamatan perjalanan kereta di perlintasan sebidang antara jalur kereta api dan jalan raya.

Angka Kecelakaan Meningkat, PT KAI Imbau Masyarakat Taati Aturan di Perlintasan Sebidang
TRIBUNJAKARTA.COM/DWI PUTRA KESUMA
Sejumlah pengendara motor melawan arus (dari arah kiri ke kanan) di jalur penyeberangan perlintasan kereta di Stasiun Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, Minggu (5/8/2018). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Suci Febriastuti

TRIBUNJAKARTA.COM, JAKARTA - PT Kereta Api Indonesia (KAI) akan terus mensosialisasikan keselamatan perjalanan kereta di perlintasan sebidang antara jalur kereta api (KA) dan jalan raya.

"Karena masih kurangnya kesadaran dan pemahaman pengguna jalan raya terhadap peraturan keselamatan perjalanan KA di pelintasan sebidang," kata Senior Manager Humas PT KAI Daop 1 Jakarta, Edy Kuswoyo, Kamis (8/11/2018).

Edi menyebutkan angka kecelakaan pada 2015 terjadi 1 kecelakaan, tahun 2016 tercatat tidak ada kecelakaan, dan tahun 2017 tercatat 43 kecelakaan.

Sedangkan untuk tahun 2018 sampai dengan bulan Oktober telah terjadi sebanyak 35 kecelakaan.

Edy menjelaskan sudah ada peraturan-peraturan untuk pengguna jalan saat melinta si perlintasan sebidang antara jalur kereta api dan jalan.

Salah satunya Undang-Undang No. 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas Angkutan Jalan (LLAJ) Pasal 114 menyatakan bahwa:

"Pada pelintasan sebidang antara jalur KA dan jalan, pengemudi kendaraan wajib berhenti ketika sinyal sudah berbunyi dan palang pintu KA sudah mulai ditutup, serta wajib mendahulukan kereta api,"

Selain itu, diatur juga dalam UU No 23 Tahun 2007 tentang Perkeretaapian Pasal 90 poin d) Pasal 124.

"Dalam kedua pasal tersebut disebutkan bahwa pemakai jalan dan penyelenggara prasarana perkeretaapian wajib mendahulukan perjalanan kereta api di perpotongan sebidang dengan jalan," kata dia.

Halaman
12
Penulis: Suci Febriastuti
Editor: Y Gustaman
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved