Percepat Normalisasi Ciliwung, Pemkot Jakarta Timur Sebut Sudah Lakukan Sosialisasi Pembebasan Lahan
M Anwar mengatakan, sosialisasi pembebasan lahan bagi warga terdampak, seperti di wilayah Bidara Cina dan Cipinang Melayu telah dilakukan olehpihaknya
Penulis: Dionisius Arya Bima Suci | Editor: Muhammad Zulfikar
Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Dionisius Arya Bima Suci
TRIBUNJAKARTA.COM, CAKUNG - Guna mempercepat proses normalisasi dan pelebaran Sungai Ciliwung, Pemprov DKI Jakarta tengah mengupayakan pembebasan lahan di sepanjang bantaran kali.
Wali Kota Jakarta Timur, M Anwar mengatakan, sosialisasi pembebasan lahan bagi warga terdampak, seperti di wilayah Bidara Cina dan Cipinang Melayu telah dilakukan oleh pihaknya.
"Saya kira sudah tidak ada masalah, kami sudah lakukan sosialisasi dan inventarisir beberapa bidang tanah, tinggal dibayarkan saja," ucapnya saat dikonfirmasi awak media, Kamis (3/1/2019).
Dikatakan Anwar, di wilayahnya ada 129 bidang tanah yang siap dibayarkan oleh Dinas Sumber Daya Air (SDA) DKI Jakarta.
Ia pun memastikan, pemilik 129 bidang tanah tersebut telah setuju dengan adanya pembebasan lahan sehingga pelebaran dan normalisasi Sungai Ciliwung bisa segera dilaksanakan.
• Mendengar Pengakuan Azka Corbuzier ke Kalina Oktaranny, Nia Ramadhani dan Jessica Iskandar Terkejut
"Sudah siap (dibebaskan), cuma masalah soal apprasial (taksiran harga). Kami harus lakukan apprasial ulang," ujarnya.
Sebelumnya, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menyebut pihaknya memiliki pekerjaan rumah untuk segera membebaskan lahan di sejumlah titik demi pelebaran Sungai Ciliwung.
"Memang, lebar sungai di beberapa tempat saat ini mengalami penyempitan sehingga memiliki implikasi pada genangan di kanan-kirinya," kata Anies, Kamis (27/1/2018).
Beberapa tempat pembebasan lahan yang tengah diproses yakni di Cipinang Melayu dan Bidara Cina, Jakarta Timur.