Bukan Pertanda Rindu, Ini Alasan Mengapa Seseorang Bisa Hadir di Mimpi Kita

Adanya interaksi yang bermakna dan kesan yang melekat bisa menyebabkan otak menyimpan wajah seseorang untuk dihadirkan dalam mimpi

Editor: Kurniawati Hasjanah

TRIBUNJAKARTA.COM - Mimpi banyak disebut hanyalah bunga tidur yang muncul begitu saja tanpa kita ketahui maknanya.

Namun, bagi sebagian orang, mimpi tak hanya bunga tidur dan kadang malah dinantikan.

Sampai kini memang misteri tentang mimpi dan alam bawah sadar manusia masih saja jadi perdebatan.

Ada orang yang yakin mimpi adalah firasat dan pertanda tentang apa yang terjadi di kehidupan nyata.

Ada pula yang menganggap kalau mimpi tidak berkaitan apapun tentang kehidupan.

Beberapa saat yang lalu sempat diberitakan tentang Ifan Seventeen yang mimpi bertemu dengan almarhumah istrinya, Dylan Sahara.

Ifan selamat dari tsunami Banten yang terjadi pada 22 Desember 2018 sementara sang istri tercinta meregang nyawa dalam musibah tersebut.

Ifan mengatakan ia sangat bersyukur bisa melihat Dylan lagi meski hanya lewat mimpi.

Selain mimpi bertemu orang yang kita kasihi, ada pula mimpi yang cenderung membuat takut atau ngeri yang disebut dengan mimpi buruk.

Mimpi buruk dipercaya merupakan hasil dari kejadian yang diproses oleh otak dan dipengaruhi emosi nyata yang dirasakan saat kita terbangun.

Lalu, kenapa dalam mimpi kita bisa melihat wajah seseorang yang kita kenal tapi kadang juga orang yang asing?

Seorang pakar kesehatan tidur, Alesandra Woolley mengatakan kalau memimpikan seseorang bisa terjadi saat kita banyak menghabiskan waktu dengan orang tersebut.

Tapi, orang yang kita lihat sekilas saja juga bisa muncul dalam mimpi.

Adanya interaksi yang bermakna dan kesan yang melekat bisa menyebabkan otak menyimpan wajah seseorang untuk dihadirkan dalam mimpi.

"Mimpi adalah salah satu cara otak kita memproses emosi sehingga emosi apa pun yang terkait dengan hubungan atau koneksi individu dapat mengakibatkan seseorang muncul di mimpi," kata Alesandra.

Sumber: Suar.id
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved