Abu Bakar Baasyir Bebas
Anak Abu Bakar Baasyir Anggap Wajar Jokowi Bebaskan Ayahnya, Tamu yang Datang Ditentukan Keluarga
Abdul Rochim Ba'asyir malah meminta ayahnya segera dibebaskan dan bisa berkumpul bersama keluarga di Solo. Tamu tak bisa bebas bertemu dengan Baasyir.
TRIBUNJAKARTA.COM, JAKARTA - Terpidana kasus terorisme, Abu Bakar Ba'asyir, akan bebas dari Lapas Gunung Sindur, Rabu (23/1/2019).
Hal itu dijelaskan oleh Dewan Pembina Tim Pengacara Muslim (TPM), Mahendradatta, kepada Tribunnews.com di kantornya, Jakarta, Senin (21/1/2019).
"Kemungkinan besar Rabu sudah bisa keluar. Kami masih menunggu kepastian dari pemerintah dulu. Sore ini mudah-mudahan sudah ada keputusannya," ucap Mahendradatta.
Seluruh wawancara dari empat kementerian dan lembaga negara, yakni Kemenkumhan, Kemenag, BNPT dan Polri sudah dijalani oleh Ba'asyir jelang kebebasannya.
Dengan demikian, Mahendradatta berharap hanya perlu menandatangani surat keluar meninggalkan Lapas Gunung Sindur Bogor dalam waktu dekat.
"Kami hanya perlu tanda tangan meninggalkan Lapas saja. Ustaz Abu sudah melakukan wawancara dengan kementerian dan lembaga," jelasnya.
• Ayah Vanessa Angel Sentil Bibi Ardiansyah setelah Pojokkan Dirinya: Namanya Masih Anak-anak
• Vanessa Angel Tawarkan Tarif Rp 40 Juta, Muncikari Menggelumbungkan Sampai Rp 80 Juta
• Pernikahan Ahok dengan Bripda Puput Tertutup, Pilihannya di Dua Tempat
• Sebut Jokowi Berpotensi Kehilangan Suara di Bali, Jerinx SID Beberkan Alasannya
Abdul Rochim Ba'asyir malah meminta ayahnya segera dibebaskan.
Ia mengaku sangat ingin sang ayah dapat langsung berkumpul dengan keluarga di rumah.
"Kalau bisa hari ini langsung keluar hari ini jika perlu. Biar beliau bisa berkumpul dengan keluarga di rumah," ucapnya.
Sesampainya di rumah Abu Bakar Ba'asyir, kata Rochim akan melakukan perawatan kesehatannya yang semakin memburuk.
Rochim menjelaskan, seluruh tamu yang akan datang ke rumah akan dipilah untuk berbincang dengan mantan pimpinan Majelis Mujahidin Indonesia tersebut.
Pemilahan tamu untuk mengurangi hal-hal yang tidak diinginkan baik oleh keluarga, maupun keamanan nasional.
"Kami sendiri yang akan memilah siapa saja yang boleh datang. Jadi, tidak perlu ada yang dikhawatirkan," tukasnya.
Rochim mengaku sudah beberapa barang yang terkemas secara baik di dalam sel, termasuk buku dan kitab-kitab yang dibaca oleh Ba'asyir selama di penjara.
Pada Selasa (22/1/2019) ia dan pengacara akan kembali berkunjung untuk membereskan barang-barang tersebut.