Abu Bakar Baasyir Bebas

Ali Ngabalin Sebut Soal Abu Bakar Baasyir Tak Ada Urusannya dengan Fadli Zon, Fahri Hamzah Protes

Ali Ngabalin menanggapi pernyataan Fadli Zon yang mengatakan Presiden Jokowi dikoreksi oleh Menko Polhukam soal pembebasan Abu Bakar Baasyir

TribunJakarta/Satrio Sarwo Trengginas
Terdakwa ujaran kebencian Ahmad Dhani ditemani Fadli Zon di PN Jaksel pada Senin (17/12/2018). 

TRIBUNJAKARTA.COM -- Tenaga Ahli Utama Kedeputian IV Bidang Komunikasi Politik dan Diseminasi Informasi Kantor Staf Presiden, Ali Mochtar Ngabalin menanggapi pernyataan Fadli Zon soal Presiden Jokowi.

Ali Ngabalin membeberkan alasan Presiden Jokowi memilih untuk mengkaji ulang pembebasan Abu Bakar Baasyir.

Pembahasan tersebut diberikan Ali Ngabalin saat menjadi narasumber di Indonesia Lawyers Club pada Selasa (22/1/2019) malam.

Ali Ngabalin bahkan sampai terlibat debat hangat dengan Fadli Zon.

Karni Ilyas sebagai pembawa acara Indonesia Lawyers Club sempat protes ketika Ali Ngabalin membahas soal Abu Bakar Baasyir.

Pasalnya ILC malam tadi tengah membahas soal debat pertama Pilpres 2019.

Ali Ngabalin mengklarifikasi soal cuitan Fadli Zon di Twitter.

Fadli Zon lewat akun Twitter yang sudah terverifikasi mencuitkan bahwa Presiden Jokowi sudah dikoreksi oleh menteri

Fadli Zon mengacu pada pernyataan resmi Menteri Koordinator Politik Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam) Wiranto bahwa pembebasan Ba'asyir membutuhkan pertimbangan dari sejumlah aspek terlebih dahulu.

"Kok bisa Presiden dikoreksi oleh menterinya secara terbuka.

Jadi siapa yg berkuasa? Jgn sampai jd boneka." tulis akun Twitter Fadli Zon yang terverifikasi.

Soal ini Ali Ngabalin melayangkan protesnya pada Fadli Zon di ILC.

Ali Ngabalin menjelaskan sejumlah alasan Presiden Jokowi mempertimbangkan pembebasan Abu Bakar Baasyri.

Namun belum selesai menjelaskan, pernyataan Ali Ngabalin sudah dipotong Fadli Zon dan Karni Ilyas.

"Bukan anda yang harus protes tapi saya yang harus protes," kata Karni Ilyas ke Fadli Zon.

Halaman
123
Sumber: Tribun Bogor
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved