Breaking News:

Tribun Wiki

5 Fakta Rumah Kebaya yang Nyaris Punah, Hunian Asli Orang Betawi yang 'Tak Punya' Kamar Mandi

Pemberian nama Rumah Kebaya dikarenakan bentuk atapnya yang menyerupai pelana yang dilipat. Apabila dilihat dari samping, mirip lipatan kebaya.

Penulis: Erlina Fury Santika
Editor: Ilusi Insiroh
Instagram/Istimewa/Dekoruma.com
Tampak rumah Betawi dalam film Si Doel Anak Sekolahan (kiri) dan satu contoh Rumah Kebaya (kanan). 

Ada beberapa nama lainnya, seperti Rumah Bapang atau Rumah Gudang.

Rumah Kebaya dan Rumah Bapang merujuk pada satu jenis rumah Betawi yang sama, namun hanya penamaannya yang berbeda.

Sedangkan Rumah Gudang adalah jenis tersendiri yang agak berbeda dari dua rumah sebelumnya. Tipe ini kerap dikunjungi di daerah pedalaman dan bentuknya segi empat yang memanjang ke belakang.

Sekilas, bentuk Rumah Kebaya mirip dengan Rumah Joglo, rumah adat Yogyakarta.

Rumah Kebaya, rumah adat orang Betawi.
Rumah Kebaya, rumah adat orang Betawi. (Istimewa/jakarta-tourism.go.id)

Namun, jika dilihat secara saksama, keduanya sangat berbeda.

Salah satu perbedaannya terlihat dari atap rumah. Rumah Joglo atapnya tidak menyerupai pelana layaknya lipatan, tetapi menyerupai perahu terbalik.

2. Pembagian ruang

Uniknya, orangtua zaman dahulu memang sangat detail mengatur pembagian ruang. Laman Dekoruma.com menjelaskan, rumah Betawi terdapat ruang publik, ruang privat dan area servis.

Di rumah Betawi, ruang publik berada di teras depan. Bagian ini biasa disebut dengan amben. Sementara ruang pribadi berada di tengah.

Pada area ini, biasanya terdapat kamar atau biasa disebut pangkeng. Sedangkan area servis pada rumah Betawi adalah bagian dapur atau yang biasa disebut srondoyan.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved