Antisipasi DBD, Kepala Puskesmas Jatiasih Imbau Warga Agar Rutin Bersihkan Tangki Air

Kepala Puskesmas Jatiasih, Bambang Ismanto mengimbau warga rutin membersihkan toren atau tangki air.

TribunJakarta.com/Yusuf Bachtiar
Kepala Puskesmas Jatiasih Bambang Ismanto 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Yusuf Bachtiar

TRIBUNJAKARTA.COM, JATIASIH - Kepala Puskesmas Jatiasih, Bambang Ismanto mengimbau warga rutin membersihkan toren atau tangki air.

Hal itu dilakukan untuk mencegah peredaran penyakit demam berdarah dengue (DBD).

Bambang menilai tangki air bisa saja jadi pemicu tumbuh kembangnya jentik nyamuk.

Apalagi kalau kondisi tangki tidak pernah dibersihkan atau minimal dikuras hingga kosong lalu kemudian di isi kembali.

"Karena banyak sisa air ya, nah kalo di isi lagi itu kan tetep ada dia (jentik) nambah lagi barangkali kalau jarang di bersihkan bisa saja jadi sarang jentik nyamuk," kata Bambang, Sabtu, (9/2/2019).

Untuk itu, dia mengimbau warga agar tidak lupa membersihkan toren air pada saat melakukan kegiatan pemberantasan sarang nyamuk (PSN).

Adapun toren air yang biasanya berada di ketinggian mungkin akan menyulitkan warga saat proses membersikan.

Dia menyarankan agar warga memberikan abate pada toren air saat sedang terisi penuh.

"Minal dikuras, atau kalau memang sulit taburkan abate agar jentik nyamuk yang ada di dalam toren mati dan tidak berkembang biak," jelas dia.

Namun, setelah diberikan abate, dia meminta warga agar tidak menggunakan air toren untuk dikonsumsi.

Sebab, jika air yang sudah tercampur abate dikhawatirkan justru akan membahayakan bagi kesehatan.

"Karena kita imbau juga jangan dibuat minum air toren itu kalau bisa dimasak dulu, supaya aman," jelas dia.

Di Puskesmas Jatiasih periode Januari 2019, Bambang mencatat ada sekitar delapan pasien yang positif DBD.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jakarta
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved