Kisah Hidup Khofifah Indar Parawansa, Anak Peternak Sapi yang Jualan Es Kini jadi Gubernur Jatim

Sejak kecil ia sudah dibiasakan untuk tidak hidup dalam lingkungan yang manja dan berpangku tangan.

Tribunnews.com/Irwan Rismawan
Pasangan Bakal Calon Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Timur yang diusung Partai Golkar Khofifah Indar Parawarsa (kiri) dan Emil Dardak (kanan) di Kantor DPP Partai Golkar, Jakarta, Rabu (22/11/2017). Partai Golkar resmi mengusung pasangan Khofifah Indar Parawarsa dan Emil Dardak sebagai calon Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Timur pada Pilkada 2018. 

“Saya dulu saat kecil itu jualan es lilin keliling kampung. Sambil bermain, sambil jualan es. Saya nggak malu,” kata Khofifah.

Beratnya medan mendorong Menteri Sosial, Khofifah Indar Parawansa menggunakan motor trail saat meninjau lokasi longsor Pangandaran. Khofifah dibonceng Kapolsek Sidamulih.
Beratnya medan mendorong Menteri Sosial, Khofifah Indar Parawansa menggunakan motor trail saat meninjau lokasi longsor Pangandaran. Khofifah dibonceng Kapolsek Sidamulih. (ist/kementerian sosial)

Ia sempat jualan es lilin dari kelas empat SD hingga dua tahun. Bahkan ke sekolah ia beberapa kali juga membawa dagangan untuk dijual ke teman-teman di sekolahnya.

Sejak kecil ia sudah dibiasakan untuk tidak hidup dalam lingkungan yang manja dan berpangku tangan.

Khofifah kecil juga tumbuh sebagai anak yang suka berpetualang. Ia bahkan suka mencari ikan dan kerang di sungai Jemursari.

Yang dulu kondisinya tidak seperti sekarang. Airnya deras dan juga banyak dijadikan tempat bermain oleh anak-anak kecil.

Yang ditanamkan padanya oleh kedua orang tuanya adalah hidup dengan seadanya, dan juga tidak malu dengan yang ia punya serta tak pantang menyerah dalam menggapai apa yang dicita-citakan.

Kini sosok tersebut segera dilantik sebagai Gubernur perempuan pertama di Jawa Timur. Yang akan menjabat lima tahun ke depan hingga tahun 2024.

Saat ditanya apakah menjadi tokoh pemimpin nasional adalah cita-citanya? Namun Khofifah menjawab sangat ringan.

Ia memang sempat ingin menjadi pejabat negara. Tujuannya adalah supaya ia bisa masuk Ka’bah saat di tanah suci Makkah.

Semua orang pasti pernah penasaran dengan apa isinya ruang kubus Ka’bah di Makkah yang dijadikan kiblat suluruh umat muslim dalam mendirikan salat.

Halaman
1234
Editor: Erlina Fury Santika
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved