Sempat Dikira Bangkai, Bau Menyengat Ternyata dari Mayat Dalam Karung di Bekasi

"Sempet ada yang bilang ini bangkai, tapi kalau bangkai gak mungkin sebau ini, ini mah manusia," ujarnya.

Penulis: Yusuf Bachtiar | Editor: Wahyu Aji
TRIBUNJAKARTA.COM/YUSUF BACHTIAR
Jaya saksi penemuan mayat di Eljon Manik yang terbungkus karung di Saluran Kali Cibening, Kampung Caman Raya Baru, Kelurahan Jakasampurna, Kecamatan Bekasi Barat, Kota Bekasi. 

"Saya yang sobek (karung), pas dilihat isinya benar mayat, posisinya kaki ketekuk gitu, pakai baju warna merah, celana hitam, sama ada darah keluar dari bagian kepala," katanya.

Pelaku Pernah Tempati Bedeng Dekat Lokasi Penemuan Mayat Dalam Karung di Bekasi

Polisi langsung melakukan olah TKP, sementara Jaya, bersama dua rekannya dan beberapa pekerja bangunan yang dekat dengan lokasi penemuan mayat langsung dibawa ke Polsek Bekasi Kota untuk dimintai keterangan.

"Saya kemarin diperiksa sampai jam 11 malam, polisi bilang pelakunya jam sekitar jam 6 sore itu udah ketangkep namanya Daeng, saya dikasi liat fotonya, ditanya kenal apa enggak, saya bilang kenal, dia pernah tinggal di bedeng deket saya bakar batok kelapa," katanya.

Kasus Pembunuhan seorang lelaki yang ditemukan terbungkus dalam karung di Kali Cibening, Kampung Caman Raya Baru, Kelurahan Jakasampurna, Kecamatan Bekasi Barat, terungkap setelah polisi mengamankan SJ alias Daeng, Senin, (4/3/2019) lalu.

Kasus pembunuhan ini dipicu cinta segitiga antara Daeng, perempuan bernama Wati, dan korban bernama Eljon Manik.

Ketiganya diketahui sempat tinggal satu kontrakan dan tidak memiliki status pernikahan yang jelas.

Adapun lokasi tempat ditemukannya mayat Eljon Manik berdekatan dengan bedeng yang dibangun Daeng.

Di bedeng itu, Daeng dan wanita bernama Wati sempat tinggal selama beberapa bukan sebelum akhirnya pergi mengontrak di tempat lain.

Sumber: Tribun Jakarta
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved