Breaking News:

Pilpres 2019

Tak Pernah Bicara Pilpres dengan Romahurmuziy Soal Netralitas, Aa Gym: Saya Punya Pilihan

Abdullah Gymnastiar memastikan sebagai warga negara Indonesia memiliki sosok calon presiden yang bakal dipilihnya pada pemilihan presiden 2019.

Editor: ade mayasanto
Kolase TribunBogor
Aa Gym dan Ustaz Abdul Somad 

"Pemimpin yang baik itu, tentu saja adalah orang yang bersahadat dan dia selamat dari korupsi atau rasuah," katanya menjawab pertanyaan tersebut.

Ustaz Abdul Somad menilai, penyesatan itu marak disampaikan di masa kampanye pilkada dan pemilu.

"Amanah takut kepada Allah dengan bersahadat, yang baik adalah yang bersahadat, semoga Allah memilihkan kita wakil-wakil dewan yang amanah," katanya.

Ustaz Abdul Somad juga mempunyai sejumlah sarana ceramah yang banyak disaksikan secara langsung di lokasi, live melalui Facebook dan YouTube, selain sejumlah sarana lainnya.

Kalahkan Wakil Malaysia, Ini Rahasia Rahasia Ahsan/Hendra Juarai All England 2019

Hasil MotoGP Qatar 2019: Andrea Dovizioso Raih Juara, Rossi Gemilang Seri Perdana MotoGP 2019

Dalam sejumlah kesempatan, Ustaz Abdul Somad memang sering dikait-kaitkan dengan politik, ditarik ke kiri dan ke kanan.

"Sampai sekarang, saya tidak pernah kampanye untuk caleg ini, caleg itu, atau capres ini, capres itu, saya hanya ceramah saja," katanya.

Misalnya saat dirinya tampak mendatangi KH Maimoen Zubair, yang baru saja dikaitkan dengan dukungan pada salah satu kubu, Ustaz Abdul Somad menjelaskan kalau dirinya tidak ke sana atau ke sini.

Tanya jawab itu di antaranya dapat disimak dalam video berdurasi sekitar 34 menit  berikut ini.

Dalam kesempatan itu, Ustaz Abdul Somad juga menjelaskan tentang bagaimana cara mendapatkan buku yang telah ditulisnya secara gratis.

Masyarakat bisa mengunduh melalui sarana yang disediakan atau bisa juga mencetaknya dan membagikannya untuk yang membutuhkan.

Cara lainnya adalah dengan membeli buku yang sudah dicetak jika memerlukannya.

Sejauh ini, Ustaz Abdul Somad tidak tertarik untuk ikut larut dalam kegiatan dukung mendukung pasangan capres.

Misalnya seperti dilakukan Tuan Guru Bajang (TGB) Zainul Majdi dan Yusuf Mansur yang mendukung capres petahana Joko Widodo (Jokowi).

Langkah serupa juga dilakukan di antaranya oleh Yusril Ihza Mahendra (YIM) yang sebelumnya merupakan tokoh yang kerap mengeritik Jokowi.

Ustaz Abdul Somad juga mengingatkan tentang orang-orang yang berbuat kerusakan. 

Kabar Terbaru Kasus Dugaan Pelecehan Seksual Marko Simic, Proses Persidangan hingga Curhatannya

Bongkar Pengabdiannya Sebagai Istri Kepada Reino Barack, Syahrini: Tak Hanya Sekadar Mengerti

Ustaz Abdul Somad menegaskan, orang yang berbuat makar akan sampai pada masanya Allah menghukumnya. 

Mungkin, dengan melakukan makar kepada Allah, orang itu diberikan kehidupan yang enak di dunia. 

Namun, Allah SWT sebenarnya sedang mengulur sampai pada waktunya, orang itu mendapatkan hukuman sesuai dengan amal perbuatannya.

Ustaz Abdul Somad secara khusus memberikan panduan kepada pemilih terkait dengan adanya cara untuk mendapatkan suara dengan cara politik uang atau serangan fajar.

"Ambil uangnya, jangan coblos orangnya," katanya.

Potensi serangan fajar itu diduga akan terjadi pada tanggal 17 April 2019.

Sementara itu, seorang panutan umat dan seorang tokoh lainnya, Buya Yahya juga menyatakan keprihatinan karena banyaknya pihak hanya karena berbeda, mereka dengan sadar mencaci maki habaib dan ulama.

Situasi itu membuat Buya Yahya, yang merupakan salah satu ulama kharismatik itu mengelus dada dan menyatakan keprihatinan yang mendalam karena sebagian kalangan tidak bisa menjaga hati.

Artikel ini telah tayang di Wartakotalive dengan judul Ustaz Abdul Somad Geregetan Jawab Pertanyaan Terkait Pilihan Mana yang Harus Dipilih dan Tribunwow.com dengan judul Jawaban Aa Gym soal Dirinya dan Ustaz Abdul Somad yang Diminta Romi untuk Netral: Saya Punya Pilihan

Sumber: TribunWow.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved