Terungkap Guru Honorer Asal Kediri Punya Banyak Pacar, Ini Hubungannya dengan Dua Pelaku
Guru honorer Budi Hartanto yang dibunuh dan dimutilasi kepalanya, punya hubungan spesial dengan dua Aris Sugianto dan Ajis Prakoso.
Penulis: Y Gustaman | Editor: Y Gustaman
Namun, ia hanya memastikan Aris dan Ajis merupakan teman dekat Budi Hartanto dalam sebuah komunitas yang sama.
"Bahkan (korban dan 2 pelaku) pernah memiliki hubungan spesifik dengan orientasi pada komunitas tertentu," terang Barung.
Sedikit informasi yang Barung bocorkan, korban sering berganti pasangan, "Almarhum banyak pacarnya."
Seperti korban, Aris menurut penurutan warga di dekat rumah orangtuanya, agak kemayu.
Belum dua tahun ini Aris pulang sebagai TKI dari Malaysia dan memilih membuka usaha sendiri, dan sejak saat itu berubah.
Habisi korban di warkop sewaan
Aris dan Ajis menyewa sebuah warung kopi di Jalan Surya, Kediri, beberapa hari sebelum mengeksekusi Budi Hartanto.
"Proses pembunuhan dilakukan di luar kota Blitar dan lokasi tepatnya adalah di sebuah warung kopi," kata Barung.
Video interogasi polisi terhadap keduanya bocor dan diunggah oleh akun Facebook Chand Eindah, Jumat (13/4/2019).
Aris sempat mengelak ikut membunuh Budi Hartanto, namun akhirnya mengakui juga.
• Brian Fatari: Kesempatan Berharga Trial di Skuat Macan Kemayoran, Hingga Satu Tim dengan Idola
• Instagram, Facebook & WhatsApp Error Melanda Indonesia, Tagar #WhatsAppDown Jadi Trending Topik
Dari keterangan para pelaku, senjata tajam yang digunakan untuk membunuh dan memutilasi korban berupa celurit dan golok.
Dari luka di lengan, korban sempat melawan tapi terkena sabetan celurit, sedangkan luka di leher dan untuk mutilasi diduga karena golok.
Ajis pelaku pertama yang memutilasi leher korban Budi Hartanto tapi kesulitan, lalu diteruskan Aris Sugianto.
"Pertama saya terus dilanjutkan dia. Kami potong berdua, bergantian," ucap Ajis Prakoso.
Saat proses mutilasi tersebut, Aris Sugianto sudah menyiapkan koper milik ibunya untuk membungkus jenazah Budi Hartanto.