Pemilu 2019
Setumpuk Fakta PSU di Bekasi dan Tangerang, Partisipasi Turun hingga Prabowo-Sandi Menang Jauh
Dari informasi yang dihimpun TribunJakarta.com, beberapa hal menarik terjadi saat pemungutan suara ulang di Tangerang dan Bekasi, Minggu (22/4/2019).
Penulis: Wahyu Aji Tribun Jakarta | Editor: Muhammad Zulfikar
Dari pantauan di lokasi, warga yang mengikuti pemilu ulang di Tempat Pemungutan Suara (TPS) 01 sudah memadati lokasi pencoblosan sejak pukul 07.00 WIB.
Bahkan, mereka rela berbecek-becek ria untuk menyumbangkan hak pilih mereka walau harus diulang kembali.
Memang, TPS yang berlokasi di perkebunan tersebut tampak becek karena diguyur hujan semalaman, namun proses pemungutan suara pun terus berlanjut.

"Mau gimana lagi, dari pada suara engga terpakai kan. Ikut lagi aja engga masalah," jelas Umar warga Sukamulya yang mengikuti PSU, Kabupaten Tangerang, Minggu (21/4/2019).
Dalam pemungutan suara ulang tersebut, tampak Kapolresta Tangerang, Kombes Pol Sabilul Alif ikut memantau jalannya pemungutan suara.
Sebelumnya, Ketua Bawaslu Kabupaten Tangerang, Andi Irawan mengatakan, adanya indikasi kesalahan prosedur pencoblosan menyebabkan dilakukan PSU di TPS 01.
"Ada warga dari luar Kabupaten Tangerang yang tidak membawa A5 tapi melakukan pencoblosan," jelas Andi saat dihubungi, Sabtu, (20/4/2019).
Lebih jelas ia menerangkan, terdapat empat warga luar Kabupaten Tangerang yang melakukan pencoblosan tanpa membawa surat undangan atau C6 saat mencoblos.
Pasalnya warga asal Serang, Pandeglang, dan Nganjuk tersebut hanya berbekalkan e-KTP sebelum melakukan pencoblosan.
"Kami juga akan merekomendasikan pergantian KPPS (Kelompok Panita Pemungutan Suara) di TPS terkait karena dianggap lalai menjakankan tugasnya. Sebab bisa meloloskan pencoblos yang tidak bisa menunjukan surat undangan," ujar Andi.
Dijaga 2 pleton anggota TNI dan Polri
Kawal pemungutan suara ulang (PSU) di Kampung Kepuh Desa Bunar, Kecamatan Sukamulya, Kabupaten Tangerang, TNI dan Polri terjunkan dua pleton.
Walau PSU dilaksanakan di tempat terpencil di Kecamatan Sukamulya, bahkan Tempat Pemungutan Suara (TPS) yang becek tidak menyurutkan semangat TNI dan Polri untuk menjaga kondusifitas.
Tak tanggung-tanggung, Kapolresta Tangerang, Kombes Pol Sabilul Alif pun turun langsung mengawal kegiatan pemungutan suara di TPS 01 yang sederhana.
Menurut Sabilul, ia menerjunak satu pleton polisi atau sebanyak 30 personel dari Polresta Tangerang untuk mengawal PSU di TPS 01.