Detik-detik Bayi Elora Meninggal: 30 Menit Tengkurap Ditinggal Perawat, Tangan dan Mulut Membiru
Elora, bayi tiga bulan meninggal di sebuah tempat penitipan anak di Jalan Drupadi, Denpasar. Tangan dan mulutnya membiru.
Pihak Polresta Denpasar akan melakukan rilis pers untuk kasus ini pada Senin (13/5/2019).
"Pemilik TPA dan 8 orang saksi sudah kami periksa," ujar Kompol I Wayan Arta Ariawan saat dikonfirmasi melalui seluler, Sabtu (11/5).
Kepala Unit PPA Polresta Denpasar, AKP Jossy Lambiombir, membenarkan adanya laporan atas kasus tersebut.
"Memang benar kejadian itu. Kami sudah melakukan penyelidikan terhadap kasusnya. Sesuai petunjuk, silakan berkoordinasi dengan pimpinan," ujarnya.
Kondisi bayi ditinggal tengkurap
Andika mendapat kesempatan untuk melihat rekaman CCTV di ruangan tempat penitipan anak tersebut.
Berdasar rekaman CCTV, menurut Andika, bayi Elora ditinggal selama 30 menit oleh perawat dalam kondisi dibedong dan ditengkurapkan.
Andika sempat berpikir tempat penitipan kedua anaknya bagus karena setiap pulang mereka dalam kondisi sudah mandi dan wangi.
Setiap kali Andika atau anggota keluarga lainnya menjemput, susu kedua anaknya selalu habis.
"Senang dengarnya sebagai orangtua. Memang anak pertama saya Kevin, saya titipkan sudah selama satu bulan lebih seminggu di situ. Sedangkan Elora baru dititipkan di sana selama dua minggu," ungkap Andika.
Ia kaget anaknya yang masih bayi tiga bulan mendapat perlakuan tak semestinya dari perawat karena lalai dan meninggalkan begitu saja.

Menurut Andika bayi Elora sudah dimandikan perawat lalu dibedong.
"Pada saat posisi pertama itu miring dan masih terganjal bantal. Setelah itu diambil bantalnya, lalu anak saya ditengkurapkan."
"Nah, setelah itu perawat tinggalkan anak saya dalam kondisi seperti itu untuk mengambil anak lain yang sedang dijemput orangtuanya. Ditinggal selama 30 menit. Jeleknya, pintunya itu ditutup," tutur Andika.
Sambil menceritakan kondisi anaknya yang terekam CCTV, terlihat Andika mulai meneteskan air mata.