Pilpres 2019

Kivlan Zen & Arief Poyuono Soal SBY hingga Koalisi, Ini Tanggapan Demokrat dan Gerindra

Pernyataan menohok Wakil Ketua Umum Gerindra Arief Poyuono dan Kivlan Zen. Ini tanggapan Demokrat dan Gerindra.

Penulis: Mohamad Afkar Sarvika | Editor: Muhammad Zulfikar
Tribunnews.com/Yurike Budiman/ YouTube Najwa Shihab
Mayjen (Purn) TNI Kivlan Zein saat ditemui Tribunnews.com di Hotel Borobudur, Jakarta Pusat, Sabtu (3/12/2016) -Arief Poyuono. 

TRIBUNJAKARTA.COM - Pernyataan menohok Wakil Ketua Umum Gerindra Arief Poyuono dan Kivlan Zen baru-baru ini menyita perhatian publik.

Arief Poyuono dan Kivlan Zen menyampaikan pernyataan yang memantik beragam reaksi dari sejumlah politisi.

Beberapa waktu lalu, Arief Poyuono dan Kivlan Zen melontarkan pernyataan menohok terhadap Ketua Umum Partai Demokrat, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY).

Arief Poyuono juga menyinggung keberadaan Partai Demokrat di koalisi Adil dan Makmur Prabowo-Sandiaga.

Ia meminta Partai Demokrat keluar dari Koalisi Adil dan Makmur.

"Demokrat sebaiknya keluar saja dari Koalisi Adil Makmur. Jangan elitenya dan Ketum kayak serangga Undur-undur ya. Mau mundur dari koalisi aja pake mencla mencle segala," kaya Arief Poyuono saat dikonfirmasi, Jumat (10/5/2019).

Arief Poyuono seolah merasa tak keberatan bila Partai Demokrat keluar dari kolasi Adil dan Makmur.

Menurut Arief Poyuono, Partai Demokrat tak begitu berpengaruh dalam upaya pemenangan Prabowo-Sandiaga.

Pondok Pesantren Cendekia Amanah Depok Gelar Santunan Anak Yatim dan Dhuafa

Surat Pencegahan Terhadap Kivlan Zen Dibatalkan, Polisi Ungkap Alasannya

Wagub DKI Jakarta Belum Ada, Anies Baswedan: Anggota DRPD Masih Deg-degan

Arief Poyuono juga berpendapat bahwa Partai Demokrat justru membuat suara Prabowo-Sandiaga menurun.

"Monggo keluar aja deh, wong nggak ada pengaruhnya menghasilkan suara Prabowo-Sandi kok selama ini. Malah menurunkan suara lo," ucap Arief Poyuono.

Di sisi lain, Arief Poyuono menduga bahwa Partai Demokrat sudah mendapat jaminan dari Presiden Jokowi, satu di antaranya kasus megaproyek Hambalang.

"Dan saya tahu kok kenapa kayak Undur-undur, maklum belum clear jaminan hukum dari Kangmas Joko Widodo bagi keluarga SBY yang diduga banyak terlibat kasus korupsi, kayak kasus korupsi proyek Hambalang,"

"Tapi saya yakin Kangmas Joko Widodo tidak akan pernah menjamin kalau keluarga SBY nggak akan diproses hukum oleh KPK ya," papar Arief Poyuono.

Arief Poyuono (kompas images)
Arief Poyuono (kompas images) ()

"Sebab Kangmas itu selama ini jelas sangat mendukung pemberantasan korupsi. Dan saya yakin nasibnya Demokrat akan seperti kayak tokoh aswatama setelàh Perang Bharatayudha, nggak diterima di mana-mana dan nanti juga oleh koalisi parpolnya Ibu Mega akan ditolak masuk koalisi dan nggak ada yang mau koalisi sama Demokrat tuh," sambungnya.

Sementara itu Kivlan Zen, beberapa waktu lalu menuding SBY bertindak licik saat Pilpres 2019.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jakarta
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved