Pilpres 2019

Kivlan Zen & Arief Poyuono Soal SBY hingga Koalisi, Ini Tanggapan Demokrat dan Gerindra

Pernyataan menohok Wakil Ketua Umum Gerindra Arief Poyuono dan Kivlan Zen. Ini tanggapan Demokrat dan Gerindra.

Penulis: Mohamad Afkar Sarvika | Editor: Muhammad Zulfikar
Tribunnews.com/Yurike Budiman/ YouTube Najwa Shihab
Mayjen (Purn) TNI Kivlan Zein saat ditemui Tribunnews.com di Hotel Borobudur, Jakarta Pusat, Sabtu (3/12/2016) -Arief Poyuono. 

Hal itu pun lantas menuai banyak komentar.

Menurut Kivlan Zen, SBY dan Partai Demokrat ingin menjegal Prabowo Subianto batal menjadi capres di Pilpres 2019.

Haikal Hassan Dipolisikan, Begini Reaksinya Saat Cuitannya Dipertanyakan Jubir PSI

Potret Sophia Latjuba Suapi Gempi Tuai Sorotan, Gading Marten Komentar Begini

Surat Pencegahan Terhadap Kivlan Zen Dicabut, Ini Alasannya

"Saya tahu sifatnya mereka ini saling bersaing antara Prabowo dan SBY. Dia tak ingin ada jenderal lain yang jadi presiden, dia ingin dirinya sendiri dan dia orangnya licik. Sampaikan saja bahwa SBY licik. Dia junior saya, saya yang mendidik dia, saya tahu dia orangnya licik, dia mendukung 01 waktu menang di tahun 2014," kata Kivlan Zen di sela aksi demo di Kantor Bawaslu RI, Jalan MH Thamrin, Jakarta Pusat, Kamis (9/5/2019).

Kivlan Zen pun menyinggung soal pernyataan setan gundul yang dilontarkan Wasekjen Demokrat, Andi Arief.

Ia menyebut Andi Arief lah yang merupakan setan gundul.

"Ya yang setan gundul itu dia yang setan gundul, Andi Arief setan gundul, dia yang setan. Masa kita dibilang setan gundul," jelas Kivlan Zen.

Roy Suryo dan Ferry Julianto di program Sapa Indonesia Malam Kompas TV.
Roy Suryo dan Ferry Julianto di program Sapa Indonesia Malam Kompas TV. (YouTube Kompas TV)

Wakil Ketua Umum Partai Demokrat, Roy Suryo angkat suara terkait pernyataan Kivlan Zen dan Arief Poyuono.

Menurutnya, hingga saat ini Partai Demokrat dalam keadaan baik-baik saja.

Roy Suryo pun menganggap bahwa pernyataan menohok Kivlan Zen dan Arief Poyuono adalah hal yang wajar dalam dunia politik.

"Kami baik baik saja, dalam politik biasa kaya gitu," ucap Roy Suryo seperti dilansir TribunJakarta dari tayangan Kompas TV, Minggu (12/5/2019).

Anies Baswedan Imbau Masyarakat Tak Lakukan Sahur On The Road

Belum Rampung, KPU DKI Jakarta Lanjutkan Rapat Pleno Rekapitulasi Besok

2 Pemain Tak Diperkenalkan Persib, Jelang Kick Off Liga 1 Diperkirakan Ada yang Tersisih Lagi

"Intinya sikap resmi partai ditunjukkan oleh entah oleh ketua umumnya atau oleh sekjen," tambahnya,

Sementara itu Wakil Ketua Umum Gerindra, Ferry Julianto memastikan bahwa apa yang disampaikan Arief Poyuono maupun Kivlan Zen adalah pendapat pribadi.

Ferry lantas meminta kepada Partai Demokrat agar menyikapinya dengan dewasa.

"Kalau pernyataan mas Arief Poyuono kan pernyataannya sudah pasti personal, dan saya juga kemudian minta kebesaran hati teman-teman Demokrat untuk menanggapi bahwa pernyataan tersebut adalah pernyataan personal," ujarnya.

"Sama seperti ada cuitan dari mas Andi Arief kami juga belajar untuk berbesar hati menanggapi supaya lebih dewasa," sambungnya.

Ia pun menegaskan bahwa koalisi Adil dan Makmur baik-baik saja.

"Koalisi Adil Makmur di BPN seluruh unsur partai koalisi masih bekerja bersama dalam rangka mengawal proses rekapitulasi suara kemudian juga melaporkan dugaan pelanggaran," terangnya.

Sumber: Tribun Jakarta
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved