Laga Pembuka Liga 1 2019 Berlangsung Ricuh, BOPI Bakal Panggil PT LIB

BOPI langsung memberikan reaksi keras atas peristiwa kericuhan suporter yang terjadi di pertandingan pembuka Liga 1 2019.

Laga Pembuka Liga 1 2019 Berlangsung Ricuh, BOPI Bakal Panggil PT LIB
MOCHAMAD HARY PRASETYA/BOLASPORT.COM
Korban-korban kerusuhan suportes PSS Sleman dengan Arema FC 

Oknum pendukung PSS Sleman yang berada di tribun utara dan selatan adu lemparan keramik dengan suporter Arema FC di tribun barat.

Sebelum pertandingan dimulai, kedua suporter tersebut sudah bersitegang.

Entah apa yang membuat kedua suporter tersebut sampai lempar-lemparan keramik dan juga batu.

Puncaknya terjadi pada menit ke-31 ketika kedua suporter tak bisa dibendung lagi.

Wasit memutuskan untuk menghentikan pertandingan sejenak dan meminta pemain PSS Sleman serta Arema FC masuk ke dalam ruang ganti.

Berdasarkan pantauan BolaSport.com, kemungkinan besar pada momen tersebut Ratu Tisha terkena lemparan dari kerusuhan tersebut.

Ratu Tisha langsung diamankan dan dimasukkan ke dalam ruangan VVIP.

Selang 25 menit kemudian ketika suasana mulai kondusif, pertandingan kembali dilanjutkan.

Ratu Tisha mencoba keluar dan menyaksikan pertandingan tersebut.

Memasuki menit ke-80 kerusuhan antar suporter kembali terjadi.

Ratu Tisha langsung diamankan dan tidak menyaksikan pertandingan sampai selesai.

"Gapapa kok, aman," kata Ratu Tisha sambil memegang tangannya.

Dalam laga tersebut, PSS Sleman berhasil meraih kemenangan melawan Arema FC dengan skor 3-1.

Selepas pertandingan, banyak suporter Arema FC serta PSS Sleman yang mengalami luka-luka dan saat ini masih berada di ruangan medis.

Respon Bos PSS Sleman

Laga PSS Sleman Vs Arema FC di Pekan Pertama Liga 1 2019
Laga PSS Sleman Vs Arema FC di Pekan Pertama Liga 1 2019 (DEODATUS KRESNA MURTI BAYU AJI/BOLASPORT.COM)

Kerusuhan suporter dalam pertandingan PSS Sleman melawan Arema FC pada laga pembuka Liga 1 2019 di Stadion Maguwoharjo, Sleman, Yogyakarta, Rabu (15/5/2019), mengakibatkan puluhan orang menderita luka-luka.

Salah satu korban kerusuhan adalah Sekretaris Jenderal (Sekjen) PSSI, Ratu Tisha Destria, yang sampai merasakan sakit pada bagian lengannya.

Ratu Tisha terkena lemparan ketika pertandingan diberhentikan pada menit ke-32.

Tidak diketahui kubu suporter mana yang melakukan pelemparan kepada Ratu Tisha.

CEO PSS Sleman, Soekeno, mengaku sudah mengetahui bahwa Ratu Tisha menjadi korban kerusuhan.

Ia mengatakan Ratu Tisha dalam kondisi baik setelah insiden tersebut.

“Tidak apa-apa. Kena sedikit, ya ini salah satu risiko,” kata Soekeno.

Soekeno cukup heran mengapa kerusuhan tersebut bisa terjadi.

Padahal sebelum pertandingan, pendukung Arema FC dan PSS Sleman masih sempat menikmati buka puasa bersama.

Ia yakin kerusuhan tersebut dilakukan oleh beberapa provokator dan bukan pendukung Arema FC.

Sekjen PSSI Terkena Timpukan Suporter: Kondisi Ratu Tishan dan Respon Bos PSS Sleman

Penyebab Kericuhan di Laga Pembuka Liga 1 2019 PSS Sleman Vs Arema FC

Sempat Tertahan, Pemain Arema FC Dievakuasi Keluar Stadion PSS Sleman Pukul 01.00 WIB

Laga PSS Sleman Melawan Arema FC Diwarnai Kericuhan Suporter

Soekeno pun berharap hubungan suporter PSS Sleman dan Arema FC bisa kembali membaik demi sepak bola Indonesia.

Atas kejadian tersebut, para pemain Arema FC harus meninggalkan Stadion Maguwoharjo pada pukul 00.01 dinihari.

Bahkan, para pemain Arema FC harus menaiki rantis untuk kembali ke hotel.

Sementara itu, Aremania ditahan dan tidak boleh meninggalkan Stadion Maguwoharjo hingga keadaan kondusif.

Selepas pertandingan semalam, pihak kepolisian sangat menjaga ketat Aremania.

“Insya Allah provokator ini akan ditindaklanjuti agar sepak bola ini bersih,” kata Soekeno. (TribunJakarta.com/Bolasport.com)

Penulis: Wahyu Septiana
Editor: Ferdinand Waskita Suryacahya
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved