Ini Postingan di Akun Facebook Pilot IR yang Membuat Dirinya Ditangkap

Polisi ingin mengetahui apakah status tersebut memang merupakan pemikirannya atau ada pihak lain yang membuatnya dan menyebarkannya secara masif.

Ini Postingan di Akun Facebook Pilot IR yang Membuat Dirinya Ditangkap
ISTIMEWA/Dokumentasi Polres Jakarta Barat
IR, pilot yang diamankan Satreskrim Polres Metro Jakarta Barat karena melakukan ujaran kebencian di akun facebooknya. 

Jika kalian tak memiliki banyak nyali lebih baik minggir dan sembunyilah, karena bisa jadi kalian akan jadi korban berikutnya...

Selain itu, IR juga telah dianggap menyebarkan hoaks, salah satunya yakni menyebut "Polri Siap Tembak di tempat perusuh NKRI”.

Gandeng Densus 88 dan Kemenhub

Wali Kota Jakarta Barat, Rustam Effendi bersama Kapolres Metro Jakarta Barat Kombes Hengky Haryadi dan Dandim 0503 Jakarta Barat Letkol Kavaleri Andre Hendri Masengi saat meninjau lokasi kebakaran di Jalan Tomang Utara 1, Jakarta Barat, Senin (21/1/2019).
Wali Kota Jakarta Barat, Rustam Effendi bersama Kapolres Metro Jakarta Barat Kombes Hengky Haryadi dan Dandim 0503 Jakarta Barat Letkol Kavaleri Andre Hendri Masengi saat meninjau lokasi kebakaran di Jalan Tomang Utara 1, Jakarta Barat, Senin (21/1/2019). (TribunJakarta/Novian Ardiansyah)

Polisi telah menggandeng Densus 88 dalam menangani kasus IR, pilot yang menyebarkan ujaran kebencian di akun Facebooknya.

Kapolres Metro Jakarta Barat, Kombes Pol Hengki Haryadi mengatakan hal itu untuk mengetahui apakah IR telah terpapar paham radikal sehingga menuliskan ujaran kebencian tersebut.

"Karena kami temukan fakta bukan hanya ini saja tapi di tempat lain pernah ada penangkapan oleh Densus diserahkan kepada kewilayahan dengan isi konten yang hampir sama," kata Hengki di Mapolres Metro Jakarta Barat, Senin (20/5/2019).

Hengki mengatakan saat ini pihaknya masih memeriksa apakah narasi yang ada di akun Facebook IR itu memang murni pemikirannya atau ada yang menyuruhnya.

Karenanya, ia belum bisa memastikan apakah IR tergabung dalam sindikat terorisme.

"Saya belum bisa memastikan itu masih dalam pendalaman," ucapnya.

Selain menggandeng Densus 88, Hengki mengatakan pihaknya juga akan berkoordinasi dengan Kementerian Perhubungan.

Halaman
1234
Penulis: Elga Hikari Putra
Editor: Erik Sinaga
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved