Breaking News:

Tak Mau Tinggal Serumah, Ternyata Pelajar Ini Jadi Korban Rudapaksa Kakak Ipar Sejak Kelas 5 SD

Polisi menangkap Solikin (44) terkait dugaan mencabuli adik iparnya yang masih di bawah umur.

Kompas.com
Ilustrasi 

TRIBUNJAKARTA.COM , BATURAJA - Polisi menangkap Solikin (44) terkait dugaan mencabuli adik iparnya yang masih di bawah umur.

Kapolres OKU AKBP Dra Ni Ketut Widayana Sulandari yang dikonfirmasi Sripoku.com, Kamis (30/5/2019) membenarkan polisi sudah mengamankan Solikin.

Menurut kapolres, terungkapnya kasus rudapaksa yang dilakukan oleh orang dekat terhadap anak di bawah umur ini terungkap setelah korban AF (15) tidak mau lagi tinggal satu rumah bersama kakak iparnya.

Usut demi usut ternyata penyebabnya karena anak di bawah umur ini sudah bertahun-tahun menjadi korban rudapaksa oleh kakak iparnya sendiri.

Korban dicabuli pelaku pertama kali waktu korban masih duudk di bangku kelas 5 SD.

Perbuatan itu terus dilakukan tersangka hingga korban sudah kelas 9 SMP.

Setiap kali pelaku hendak melakukan perbuatan bejatnya tersebut, pelaku selalu mengancam apabila korban menolak diajak berhubungan badan.

Kapolres yang juga didampingi Kasubag Humas Polres OKU AKP Rachmad Haji menjelaskan, perbuatan biadab pelaku terungkap saat korban sudah tamat SMP tahun 2019 ini.

Korban dengan tegas mengatakan dan tidak mau lagi tinggal serumah dengan pelaku.

Keluarga korban heran dan mendesak agar korban menceritakan apa yang menjadi penyebab korban mau pergi.

Halaman
12
Editor: Ferdinand Waskita Suryacahya
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved