Pencari Ikan Ditemukan Termutilasi: Tak Pulang ke Rumah, Jeritan Dini Hari dan Pengakuan Istri
Penemuan mayat termutilasi menggerkan warga di Simpang Bingung Kecamatan Sungai Pinang, Tanjung Raja Ogan Ilir, Kamis (6/6/2019).
Penulis: Ferdinand Waskita | Editor: Ferdinand Waskita Suryacahya
Sebelumnya diketahui Karoman ditemukan tewas dalam kondisi termutilasi di Simpang Bingung Kecamatan Sungai Pinang.
Tanjung Raja Ogan Ilir, dihebohkan dengan penemuan mayat mutilasi, Kamis (6/6/2019) kemarin.
Pantauan Tribunsumsel.com, tidak terlihat satupun keluarga korban yang berada di rumah sakit Bhayangkara.
"Memang tidak ada keluarganya yang menunggu disini. Semalam ada yang mengantar, tapi langsung pulang,"kata Zul, petugas ruang forensik rumah sakit Bhayangkara.
Lanjutnya, hari ini akan dilakukan tindakan outopsi terhadap jenazah korban.
"Masih menunggu kelengkapan berkas, tapi sepertinya pagi ini akan langsung dilakukan tindakan outopsi,"ujarnya.
Warga Dengar Jeritan
Kematian Karoman, warga Desa Pinang Mas, Kecamatan Sungai Pinang, Kabupaten Ogan Ilir (OI) kini tengah diselidiki polisi.
Karoman ditemukan tewas dengan kondisi tubuh tidak utuh, di mana kepala dan kedua tangan korban hilang pada Kamis (6/6/2019) lalu.
Polisi kini tengah melakukan penyelidikan dengan memeriksa sejumlah saksi terkait kasus ini.
"Ada sejumlah saksi, di antaranya yang sempat mendengar jeritan dari arah rawa pada Kamis pagi sekira pukul 02.30," kata Kasat Reskrim Polres OI, AKP Malik Fahrin Husnul Aqif usai proses evakuasi mayat korban, Kamis (6/6/2019).
Dijelaskan Kasat Reskrim, menurut keterangan keluarga korban, Karoman meninggalkan rumah pada Rabu (5/6/2019) malam pukul 21.00 untuk mencari ikan di rawa.
Namun hingga larut malam, Karoman tidak kunjung pulang.
Hingga keesokan harinya, korban ditemukan tewas di rawa desa setempat pukul 10.00.
"Korban ditemukan dalam keadaan tanpa kepala dan kedua tangan. Saat ini kami terus lakukan penyelidikan, memeriksa saksi-saksi," terang Kasat Reskrim.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jakarta/foto/bank/originals/mutilasi-pencari-ikan-3.jpg)