Toko Emas Tangerang yang Dibobol Perampok Berpistol dan Samurai Tak Ada Teralis Pengaman
Toko Emas Permata, Balaraja, Kabupaten Tangerang yang dibobol perampok tidak dilengkapi menggunakan teralis pengaman.
Penulis: Ega Alfreda | Editor: Ferdinand Waskita Suryacahya
Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Ega Alfreda
TRIBUNJAKARTA.COM, BALARAJA - Toko Emas Permata, Balaraja, Kabupaten Tangerang yang dibobol perampok menggunakan bedil dan samurai tidak dilengkapi menggunakan teralis pengaman.
Sebelumnya, Toko Emas Permata di Balaraja, Kabupaten Tangerang menderita kerugian Rp1,6 miliar setelah enam kilogram emasnya digondol perampok menggunakan bedil dan samurai.
Dari pantauan kamera pengintai di toko emas tersebut, dua perampok tersebut secara lincah melompati etalase toko dan langsung mengambil emas dalam sekejap.
Bahkan keduanya secara leluasa saling oper kotak berisikan emas yang langsung dibawa kabur menggunakan mobil Toyota Avanza putih bernopol T-1712.
Kapolresta Tangerang, Kombes Pol Sabilul Alif pun mengimbau kepada pemilik toko untuk sesegera mungkin memasang teralis sebagai upaya pencegahan tindak kriminal susulan.
"Kepada pengelola toko emas, kami menyampaikan agar dipasang teralis atau semacam penghalang yang sebenarnya sudah lazim dipasang di beberapa toko emas," kata Sabilul saat mengunjungi Toko Emas Permata, Balaraja, Kabupaten Tangerang, Senin (17/6/2019).
Menurut Sabilul, tidak dipasangnya teralis pada toko emas Permata menjadi salah satu faktor toko tersebut menjadi sasaran empuk para perampok bersenjata.
Tak menutup kemungkinan, para perampok sadis tersebut sudah memantau kegiatan di toko emas Permata lantaran tidak dilengkapi teralis seperti toko emas di bilangan Balaraja.
"Toko emas Permata Balaraja, dari yang kami lihat, belum memasang tralis. Ketiadaan tralis di toko emas itu kemudian yang memudahkan pelaku melancarkan aksinya. Namun tentu hal itu belum dapat disimpulkan sebagai penyebab utama toko emas itu dijadikan target. Ada faktor lain yang masih harus kami gali informasinya," ucap Sabilul.
• Polisi Perketat Pengamanan Pasar Balaraja Pasca Perampokan Toko Emas Permata
• Omzet Toko Emas Permata Balaraja Mencapai Ratusan Juta Rupiah Dalam Sehari
Ia juga mengimbau kepada masyarakat Kabupaten Tangerang tak usah segan untuk meminta bantuan berupa pengawalan apa bila akan melakukan transaksi dalam skala besar.
Sebab, beberapa minggu sebelumnya juga terjadi perampokan belasan juta rupiah oleh pelaku yang sudah membuntuti korbannya dari banl BCA di bilangan Balaraja juga.
Untungnya, pelaku berhasil diciduk kurang dari 24 jam oleh kepolisian sektor Balaraja.
"Tetap waspada terutama apabila membawa perhiasan atau barang berharga dalam jumlah banyak. Apabila diperlukan, jangan ragu untuk meminta pengawalan anggota Polisi. Kami akan siap sedia memberikan pengawalan gratis," imbau Sabilul.
Jumlah Pembeli Menurun
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jakarta/foto/bank/originals/kapolresta-tangerang-kombes-pol-sabilul-alif-di-toko-emas-permata-di-balaraja-1.jpg)