Toko Emas Tangerang yang Dibobol Perampok Berpistol dan Samurai Tak Ada Teralis Pengaman
Toko Emas Permata, Balaraja, Kabupaten Tangerang yang dibobol perampok tidak dilengkapi menggunakan teralis pengaman.
Penulis: Ega Alfreda | Editor: Ferdinand Waskita Suryacahya
Namun ia belum bisa mengetahui penurunan omzet dari menurunnya jumlah pembeli yang datang itu.
"Sekarang turun memang yang beli. Tapi belum bisa tahu. Pas pembukuan saja rekapannya," ujarnya.
Alan, penjaja duplikat pelat dan pembuat kunci serta stempel yang lapaknya tepat berada di depan toko emas Permata, mengakui toko tersebut memang memiliki banyak pelanggan.
"Di sini memang ramai. Banyak pembelinya," ujar Alan di lapaknya.
Polisi Perketat Pengamanan Pasar Balaraja
Kasus perampokan toko emas Permata yang berlokasi di Jalan Raya Serang kilometer 24, Telagasari, Balaraja, Kabupaten Tangerang, menjadi atensi pihak kepolisian dari tingkat Polres sampai jajaran Polsek di bawahnya.
Polsek Balaraja bahkan sampai memberikan pengamanan lebih di area Pasar Balaraja, dekat toko emas Permata.
Pantauan TribunJakarta.com di lokasi, sejumlah polisi berpakaian preman terlihat di lokasi.
Bahkan, Kapolsek Balaraja, AKP Feby Harianto juga terlihat turun langsung ke lokasi.
"Kita perketat pengamanan, tidak hanya di sini (toko emas Permata) tapi juga area sekitar sinu," ujar Feby sambil menunjuk ke arah pasar Balaraja, Minggu (16/6/2019).
Feby tidak menyebutkan jumlah personel yang diturunkan dalam rangka pengetatan pengamanan itu.
Terkait kasus perampokannya, Feby mengatakan pihaknya sedang melakukan penyelidikan.
"Kita sedang melakukan penyelidikan, mohon waktu," ujarnya.
Seperti diberitakan TribunJakarta.com sebelumnya, Kapolresta Tangerang, Kombes Pol. Sabilul Alif juga sudah membentuk tim khusus untuk mengejar para pelaku perampokan. Ia bahkan memimpin sendiri satu tim di antaranya.
"Saat ini tim 1 yang saya pimpin langsung sedang melakukan pengejaran ke daerah yang demi kepentingan penyelidikan belum dapat kami sampaikan nama daerahnya. Yang pasti, peristiwa ini menjadi atensi kami karena kasus ini sangat meresahkan dan viral di berbagai platform media," terang Sabilul.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jakarta/foto/bank/originals/kapolresta-tangerang-kombes-pol-sabilul-alif-di-toko-emas-permata-di-balaraja-1.jpg)