Diiming-imingi Gaji Besar, Terapis Panti Pijat Plus-plus di BSD Serpong Merasa Dibohongi

13 terapis itu merupakan pekerja di Cats Massage and Bar, panti pijat di bilangan Ruko Golden Boulevard, BSD Serpong, Tangerang Selatan (Tangsel).

Diiming-imingi Gaji Besar, Terapis Panti Pijat Plus-plus di BSD Serpong Merasa Dibohongi
TRIBUNJAKARTA.COM/JAISY RAHMAN TOHIR
Terapis panti pijat plus-plus saat dimankan Satpol PP Tangsel di bilanganRuko Golden Boulevard, BSD Serpong, Tangsel, Selasa (25/6/2019). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Jaisy Rahman Tohir

TRIBUNJAKARTA.COM, SERPONG - Sebanyak 13 terapis sebuah panti pijat yang belakangan diketahui menjajakan layanan seks, alias pijat plus-plus, merasa dikibuli orang yang mereka percaya akan mempekerjakan mereka dengan gaji besar.

13 terapis itu merupakan pekerja di Cats Massage and Bar, panti pijat di bilangan Ruko Golden Boulevard, BSD Serpong, Tangerang Selatan (Tangsel).

Seperti diberitakan TribunJakarta.com sebelumnya, panti pijat plus-plus itu disegel Satpol PP Tangsel karena tak miliki izin dan diduga melakukan perdagangan orang.

Saat 13 terapis yang ber-make up tebal dan mengenakan pakaian yang minim itu digelandang ke mobil Satpol PP, TribunJakarta.com sempat mewawancarai mereka.

Hampir secara bersamaan, mereka merasa ditipu atau dikelabui orang yang menjanjikan mereka gaji besar bekerja di karaoke.

Mereka mengenal sesaorang yang tidak disebutkan namanya itu dari media sosial Facebook.

"Dijanjikan 10 sampai 30 juta. Katanya kerja di karaoke," ujar para terapis di dalam mobil.

Ternyata diceburi sebagai terapis, mereka mengaku tidak bisa memijat.

"Tapi saya enggak bisa mijit," ujar FI, salah satu terapis.

Halaman
12
Penulis: Jaisy Rahman Tohir
Editor: Wahyu Aji
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved