Jelang Tahun Ajaran Baru, Pedagang Alat Tulis Menjamur di Pasar Pagi Asemka

"Saya kalau hari biasa dagang mainan, tapi tiap libur sekolah jualan buku dan keperluan sekolah karena lebih laris," kata Yogi

Jelang Tahun Ajaran Baru, Pedagang Alat Tulis Menjamur di Pasar Pagi Asemka
TribunJakarta/Elga Hikari Putra
Jelang tahun ajaran baru pedagang alat tulis banyak terlihat di Pasar Pagi Asemka, Tambora, Jakarta Barat. 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Elga Hikari Putra

TRIBUNJAKARTA.COM, TAMBORA- Jelang tahun ajaran baru, pedagang alat tulis mulai menjamur di Pasar Pagi Asemka, Tambora, Jakarta Barat.

Tak hanya yang berjualan di toko, beragam alat tulis mulai dari buku tulis, sampul, pensil, pulpen hingga tempat pensil juga dijajakan oleh para pedagang musiman yang berjualan di sepanjang kolong flyover Asemka.

Yogi, salah seorang pedagang mengatakan mulai berjualan sejak setelah libur lebaran.

Ia dan beberapa pedagang disini memang pedagang musiman yang tiap tahun ajaran baru menjual beragam keperluan alat tulis.

"Saya kalau hari biasa dagang mainan, tapi tiap libur sekolah jualan buku dan keperluan sekolah karena lebih laris," kata Yogi, Sabtu (29/6/2019).

Yogi mengklaim harga alat tulis yang dijual di Pasar Pagi Asemka lebih murah dibanding di pasar lain.

Sebab, Pasar Pagi Asemka merupakan pusat grosir dari para pedagang di Jakarta.

Untuk harga buku tulis ukuran kecil misalnya ia menjual Rp 23.000 per pack yang berisi 10 buku.

Sedangkan untuk ukuran besar Rp 30.000 per packnya.

"Kalau untuk sampulnya itu Rp 15.000 per bungkus. Pulpen sama pensil Rp 25.000," katanya.

Lantaran tahun ajaran baru masih beberapa minggu ke depan, Yogi menyebut penjualan belum terlalu signifikan.

Wali Kota dan Dindikbud Tangsel Disebut Tidak Mampu Berantas Pungli di Sekolah

Anggota DPRK Aceh Tenggara dari PDI Perjuangan Dicambuk 11 Kali: Kasus Judi Sabung Ayam

Persib Bandung Fokus Persiapan Lawan Bhayangkara FC Tanpa Robert Alberts

"Sekarang belum ramai, paling sehari jual 1 karton aja udah lumayan. Satu kartonnya itu isi 20 pack," katanya.

Sementara itu, Odang yang juga berjualan alat tulis memprediksi pengunjung akan membludak pada pekan depan.

"Biasanya pas udah mau masuk sekolah baru ramai. Sekarang kan masih agak jauh dan akhir bulan juga jadi belum terlalu ramai," ujarnya. 

Penulis: Elga Hikari Putra
Editor: Erik Sinaga
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved