Tukang Bubur Pembunuh Bocah SD Koleksi 1000 Celana Dalam Wanita, Pernah Diusir Warga Parung Bogor

Seribu celana dalam wanita koleksi tukang bubur Haryanto menjelaskan motif terbunuhnya FA, bocah delapan tahun yang jasadnya ditemukan di bak air.

Tukang Bubur Pembunuh Bocah SD Koleksi 1000 Celana Dalam Wanita, Pernah Diusir Warga Parung Bogor
TribunnewsBogor.com/Naufal Fauzy
Warga berkerumun di depan rumah duka FA, bocah delapan tahun yang ditemukan tewas di dalam bak mandi yang dikontrak tukang bubur, Rabu (3/7/2019). 

TRIBUNJAKARTA.COM, BOGOR - Saban ada kesempatan, Haryanto mencuri celana dalam wanita dewasa dan anak-anak di mana pun ia menetap, koleksinya mencapai 1000 buah.

Satu karung besar celana dalam hasil curian di Desa Cipayung Girang, Megamendung, Kabupaten Bogor, hanya sebagian koleksinya.

Terdorong melampiaskan fantasi seksualnya karena kecanduan film porno, Haryanto mencumbui celana itu dan memakainya.

Sebelum menyewa kontrakan di Desa Cipayung Girang, Haryanto sempat menetap di Parung Bogor tapi terusir karena mencuri celana dalam warga.

"Dia sudah mencuri sekitar 1000 celana dalam sejak tahun 2016," kata Kanit PPA Polres Bogor, Iptu Irrene Kania Defi, kepada TribunnewsBogor.com di Polres Bogor, Jumat (5/7/2019).

Selain di Parung Bogor, Haryo juga terusir dari kampungnya di Pemalang, Kabupaten Jawa Tengah, karena kasus yang sama.

Sebagian celana dalam curian juga polisi dapatkan dari Tangerang, Banten.

"Kita amankan dari kontrakannya sekitar 1 karung celana dalam, tapi karena terlalu banyak kami tak memperlihatkan semua di sini," sambung Kania.

Terusir karena celana dalam

Seribu celana dalam itu menjadi benang merah dengan kasus tewasnya FA, bocah perempuan delapan tahun cucu Didin, pemilik kontrakan yang disewa Haryanto.

Halaman
1234
Penulis: Y Gustaman
Editor: Y Gustaman
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved