Gempa Sumur Banten

Gempa Banten, BNPB Catat 113 Bangunan Termasuk Kantor Desa dan Masjid Rusak

Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) melakukan pendataan dampak gempa bermagnitudo 6.9 yang terjadi pada Jumat (2/8/2019) pukul 19.03 WIB‎.

Gempa Banten, BNPB Catat 113 Bangunan Termasuk Kantor Desa dan Masjid Rusak
TribunJakarta/Dionisius Arya Bima Suci
Pegawai Balai Kota DKI Jakarta berlarian keluar gedung usai merasakan getaran gempa Banten 

TRIBUNJAKARTA.COM, JAKARTA - Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) melakukan pendataan dampak gempa bermagnitudo 6.9 yang terjadi pada Jumat (2/8/2019) pukul 19.03 WIB‎.

Data teranyar Sabtu (3/8/2019) pagi ini tercatat ada 113 bangunan termasuk kantor desa dan masjid yang mengalami ‎rusak berat serta ringan.

113 bangunan ‎itu terdiri dari 34 unit rumah rusak berat, 21 unit rumah rusak sedang, 58 unit rumah rusak ringan, satu unit kantor desa rusak ringan dan dua masjid rusak ringan.

Kepala BNPB Letjen Doni Monardo sejak pagi tadi sudah berada di Pandeglang untuk memantau langsung penanganan dampak gempa.

Semestinya subuh tadi Doni bertolak ke Palangkaraya dan Pontianakuntuk meninjau satgas kebakaran hutan dan lahan namun dia menunda dan memutuskan ke Banten, terkait gempa.

Selain Doni, Menteri Sosial Agus Gumiwang juga berencana meninjau lokasi gempa. Agus bakal meninjau ke wilayah Mandalawangi, Kab Pandeglang, Banten.

1 Orang Wanita Berumur 48 Tahun Meninggal Serangan Jantung karena Panik

Seorang wanita berumur 48 tahun meninggal dunia terkena serangan jantung karena panik saat gempa bumi bermagnitudo 6,9 pada Jumat (2/8/2019) pukul 19.03 WIB‎.

Gempa bumi tersebut berlokasi 147 KM barat Daya Sumur, Banten dan berpotensi tsunami.

Beruntung pukul 21.35 WIB, BMKG ‎telah menyatakan peringatan dini tsunami yang disebabkan gempa berakhir.

BNPB mencatat ada satu orang meninggal dunia, empat luka-luka dan 1.050 jiwa mengungsi. Rinciannya : korban meninggal dunia ada di Kabupaten Lebak.

Halaman
1234
Editor: Ferdinand Waskita Suryacahya
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved