Enggan Tanggapi Orang Tua Aurel, Dispora Tangsel Paparkan Pelatihan Diklat Paskibraka

Seperti diketahui, Aurel, panggilan karibnya, meninggal dunia saat menjalani masa pendidikan dan pelatihan (diklat) Paskibraka

Enggan Tanggapi Orang Tua Aurel,  Dispora Tangsel Paparkan Pelatihan Diklat Paskibraka
Tribunjakarta.com/Jaisy Rahman Tohir
Sri Wahyuni dan Faried Abdurrahman, orang tua dari Aurellia Qurratu Aini, Paskibraka Tangsel yang meninggal saat masa diklat, di kediamannya di bilangan Taman Royal 2, Cipondoh, Tangerang, Jumat (3/8/2019). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Jaisy Rahman Tohir

TRIBUNJAKARTA.COM, CIPUTAT - Dinas Pemuda dan Olahraga (Dospora) Tangerang Selatan (Tangsel) enggan memberikan tanggapan terkait beberapa hal yang dikatakan Faried Abdurrahman dan Wahyuniarti, orang tua dari Aurellia Qurratu Aini.

Seperti diketahui, Aurel, panggilan karibnya, meninggal dunia saat menjalani masa pendidikan dan pelatihan (diklat) Paskibraka Tangsel. 

Kabid Pengmbangan Pemuda Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Tangsel, di kantor Pemkot Tangsel, Jumat (2/8/2019).
Kabid Pengmbangan Pemuda Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Tangsel, di kantor Pemkot Tangsel, Jumat (2/8/2019). (tribunJakarta/Jaisy Rahman Tohir)

Faried dan Wahyuniarti menduga anaknya meninggal karena kelelahan dan adanya kontak fisik saat pelatihan dari cubit hingga tamparan.

"Kemarinkan sudah, sudah itu saja," ujar Endang, Kabid Pengembangan Pemuda, Dispora Tangsel saat ditemui di Lapangan Cilenggang Serpong tempat diklat para calon Paskibraka Tangsel, Minggu (4/8/2019).

Di kesempatan sebelumnya, Endang lebih banyak membahas tentang proses dari mulai seleksi hingga pelatihan.

Endang mengatakan, pihaknya mengawali penyaringan untuk mencari Paskibraka tingkat kota, dari mulai sosialisasi ke sekolah-sekolah.

Setelahnya, pihak sekolah akan mengirimkan perwakilannya. Kemudian para perwakilan itu melewati seleksi tahap awal.

"Kegiatan Paskibra ini awal itu sosialisasi, kita mengajak masyarakat khususnya sekolah yang akan nanti terlibat. Dari situ baru nanti pendaftaran. Dari oendaftaran itu yang memenuhi persyaratan 198 anak," paparnya.

Setelah itu ada lagi seleksi yang melibatkan berbagai unsur dari mulai TNI, Kepolisian, akademisi, termasuk wartawan. 

Halaman
12
Penulis: Jaisy Rahman Tohir
Editor: Erik Sinaga
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved