Enggan Tanggapi Orang Tua Aurel, Dispora Tangsel Paparkan Pelatihan Diklat Paskibraka

Seperti diketahui, Aurel, panggilan karibnya, meninggal dunia saat menjalani masa pendidikan dan pelatihan (diklat) Paskibraka

Tayang:
Penulis: Jaisy Rahman Tohir | Editor: Erik Sinaga
Tribunjakarta.com/Jaisy Rahman Tohir
Sri Wahyuni dan Faried Abdurrahman, orang tua dari Aurellia Qurratu Aini, Paskibraka Tangsel yang meninggal saat masa diklat, di kediamannya di bilangan Taman Royal 2, Cipondoh, Tangerang, Jumat (3/8/2019). 

Sementara dari tanggal 22 - 31 diklat di bawah pembinaan TNI dari YonKav 9.

Endang juga mengatakan, dirinya ikut memantau diklat, bahkan dengan menanyai langsung para calon Paskibraka yang sedang diklat.

"Saya tanya, apakah selama ini latihan dianggap berat enggak. Kalau berat sampaikan ke saya. Saya akan merespons adik-adik. Jawabnya serentak, apa mungkin dia takut," ujarnya.

KRL Commuterline Belum Beroperasi, Reza dan Ilham Bawa Dimsum Pesanan ke Tanah Abang Pakai Motor

Beli 31 Pizza untuk Prank Atta Halilintar, Segini Jumlah Uang yang Dikeluarkan Saaih Halilintar

Padahal Endang sudah menanyainpara peserta diklat saat posisinya jauh dari senior atau pelatih.

Endang juga mengaku selalu memonitor kondisi fisik para calon Paskibraka (Capaska) itu.

"Sampai saat ini tidak ada yang mengeluh ke saya," tutupnya.

Caption: Kabid Pengmbangan Pemuda Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Tangsel, di kantor Pemkot Tangsel, Jumat (2/8/2019).

Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved