HUT ke 74 Kemerdekaan RI

Rayakan 17 Agustusan, Warga RW 3 Cinangka Depok Pasang Bendera 700 Meter

Warga RW 3, Cinangka, Sawangan, Depok, memiliki cara unik meramaikan HUT ke 74 Kemerdekaan Republik Indonesia.

Rayakan 17 Agustusan, Warga RW 3 Cinangka Depok Pasang Bendera 700 Meter
TribunJakarta.com/Jaisy Rahman Tohir
Bendera Merah Putih sepanjang 700 meter terpasang tanpa putus di Jalan Pendidikan, RW 3 Cinangka, Sawangan, Depok, Minggu (4/8/2019). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Jaisy Rahman Tohir

TRIBUNJAKARTA.COM, SAWANGAN - Warga RW 3, Cinangka, Sawangan, Depok, memiliki cara unik meramaikan HUT ke 74 Kemerdekaan Republik Indonesia.

Merayakan 17 Agustusan kali ini mereka memasang bendera Merah Putih sepanjang 700 meter.

Pantauan TribunJakarta.com pada Minggu (4/8/2019), bendera berukuran lebar sekira 1 meter itu membentang di Jalan Pendidikan dari mulai masuk wilayah RW 3.

Bendera itu dipasang memanjang di satu sisi jalan tanpa zigzag, Minggu (4/8/2019).

Saat dihubungi, Ketua RW 3 Munawar, mengatakan pembuatan bendera yang disebut tepanjang di Cinangka itu atas inisiatif dirinya.

Tujuannya tidak lain adalah untuk memeriahkan peringatan ulang tahun ke-74 Republik Indonesia.

Bendera Merah Putih sepanjang 700 meter terpasang tanpa putus di Jalan Pendidikan, RW 3 Cinangka, Sawangan, Depok, Minggu (4/8/2019).
Bendera Merah Putih sepanjang 700 meter terpasang tanpa putus di Jalan Pendidikan, RW 3 Cinangka, Sawangan, Depok, Minggu (4/8/2019). (TribunJakarta.com/Jaisy Rahman Tohir)

Munawar ingin berpesan bahwa memasang bendera adalah hal yang wajar dan bisa mengingatkan kepada jasa para pahlawan yang sudah memerdekakan bangsa ini.

"Kita mau semangatkan HUT RI yang ke-74. Juga menjaga NKRI, biar semarak anak-anak muda. Karena hari kemerdekaan itu sudah pada lupa sama pahlawan kita," ujar Munawar.

Selain memasang bendera, sambung Munawar, pihaknya bekerjasama dengan ketua RT di wilayahnya untuk mengadakan lomba olahraga dari mulai sepak bola, voli dan catur.

Setiap RT juga dilombakan membuat masakan berbahan dasar jantung pisang

"Jadi ikonnya jantung pisang, terserah dah tuh mau dimasak gimana. Saya rencana mau mengundang Pak Wali dan Pak Wakil," terang Munawar.

Penulis: Jaisy Rahman Tohir
Editor: Y Gustaman
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved