Dinas Sosial Pemprov DKI Targetkan Angka Kemiskinan Turun Satu Persen pada Tahun 2022

Aspek pangan, kesehatan, dan pendidikan menjadi fokus utama bagi Dinas Sosial Pemprov DKI Jakarta untuk mengentaskan kemiskinan

Dinas Sosial Pemprov DKI Targetkan Angka Kemiskinan Turun Satu Persen pada Tahun 2022
TribunJakarta.com/Muhammad Rizki Hidayat
Sekretaris Dinas Sosial Pemprov DKI Jakarta, Mariana (ketiga dari kanan), saat menjadi pembicara, pada acara diskusi publik 'Potret Kaum Marginal Jakarta Dulu, Kini dan Nanti' di kawasan Cikini, Jakarta Pusat, Rabu (7/8/2019). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Muhammad Rizki Hidayat

TRIBUNJAKARTA.COM, MENTENG - Sekretaris Dinas Sosial Pemprov DKI Jakarta, Mariana, menargetkan angka kemiskinan di Jakarta turun satu persen pada 2022 mendatang.

"Angka kemiskinan di Jakarta harus turun satu persen pada 2022," kata Mariana, pada acara diskusi publik 'Potret Kaum Marginal Jakarta Dulu, Kini dan Nanti' di kawasan Cikini, Jakarta Pusat, Rabu (7/8/2019).

Mariana melanjutkan, angka satu persen tersebut setara dengan 27.500 keluarga di wilayah DKI Jakarta.

"Penurunan angka kemiskinan satu persen itu ada 27.500 keluarga. Hitungannya ya banyak," ujarnya.

Aspek pangan, kesehatan, dan pendidikan menjadi fokus utama bagi Dinas Sosial Pemprov DKI Jakarta untuk mengentaskan kemiskinan.

"Pangan, kesehatan, dan pendidikan menjadi fokus utama bagi Dinas Sosial Pemprov DKI," jelasnya.

Selain itu, Dinas Sosial Pemprov DKI Jakarta berencana akan menggiatkan pelatihan usaha ekonomi produktif.

Kondisi Udara Jakarta Buruk, IMERI UI Fokus Kembangkan Riset Atasi Penyakit Infeksi

Mantan Pemimpin Upacara Bendera di Istana Ini, Beri Motivasi Kepada Calon Paskibraka

"Pelatihan usaha ekonomi produktif juga akan kami lakukan kepada warga Jakarta," imbuhnya.

Menurut Peneliti Indef, Bhima Yudhistira, angka satu persen dan bantuan pelatihan kepada masyarakat kurang mendorong mengurangi angka kemiskinan.

"Kurang besar persennya. Bantuan sosial UMKM juga kurang signifikan," ujar Bhima, sapaannya, di tempat dan waktu yang sama.

Menurut Bhima, Dinas Sosial Pemprov DKI Jakarta juga harus melakukan pendekatan ekstra.

"Semisal, memberi bantuan uang dan memberi lapangan pekerjaan lebih banyak lagi," pungkasnya.

Penulis: Muhammad Rizki Hidayat
Editor: Muhammad Zulfikar
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved