Minta Maaf Atas Meninggalnya Paskibra Tangsel Aurel, Ini Janji Wali Kota Airin

Wali Kota Tangerang Selatan (Tangsel), Airin Rachmi Diany meminta maaf atas meninggalnya Paskibra Aurellia Quratu Aini atau Aurel.

Minta Maaf Atas Meninggalnya Paskibra Tangsel Aurel, Ini Janji Wali Kota Airin
TribunJakarta.com/Jaisy Rahman Tohir
Wali Kota Tangerang Selatan, Airin Rachmi Diany, saat Polres Tangsel menggelar ekspos hasil penyelidikan kasus meninggalnya Aurel, didampingi Kapolres Tangsel, AKBP Ferdy Irawan, Komisioner Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) Jasra Putra dan Ketua Lembaga Perlindungan Anak Indonesia (LPAI) Seto Mulyadi atau Kak Seto, di Mapolres Tangsel, Selasa (13/8/2019). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Jaisy Rahman Tohir

TRIBUNJAKARTA.COM, SERPONG - Wali Kota Tangerang Selatan (Tangsel), Airin Rachmi Diany meminta maaf atas meninggalnya Paskibra Aurellia Quratu Aini atau Aurel.

Diberitakan TribunJakarta.com sebelumnya, Aurel meninggal di usia 16 tahun pada Kamis 1 Agustus 2019, setelah 22 hari menjalani pelatihan Paskibraka.

Aurel terpilih sebagai calon Paskibraka (Capaska) perwakilan dari SMA Islam Al-Azhar BSD Serpong.

"Saya sudah banyak berdiskusi dengan keluarga dan tentunya saya secara pribadi dan pemerintah kota memohon maaf kepada Pak Faried Mbak Sri Wahyuniarti, tentu ini ujian yang sangat besar bagi keluarga dan Allah memberikan kekuatan untuk bisa menjalankan ini," ujar Airin.

Pernyataan minta maaf itu disampaikan saat Polres Tangsel menggelar ekspos hasil penyelidikan kasus meninggalnya Aurel, didampingi Kapolres Tangsel, AKBP Ferdy Irawan, Komisioner Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) Jasra Putra dan Ketua Lembaga Perlindungan Anak Indonesia (LPAI) Seto Mulyadi atau Kak Seto, di Mapolres Tangsel, Selasa (13/8/2019).

Airin juga berjanji kepada pihak kelurga, terutama orang tua Aurel, tidak akan terjadi kejadian serupa.

"Saya berjanji sesuai dengan diri saya sama dengan Mbak Sri Wahyuniarti dan Pak Faried sebagai orang tua dari almarhumah Aurel berharap tidak ada lagi kejadian seperti ini," jelasnya.

Airin mengaku seorang Purna Paskibraka, sama halnya dengan kedua orang tua Aurel.

Ia juga berjanji akan mengevaluasi sistem pelatihan para pasukan pengibar bendera itu termasuk dari sisi pengawasan kesehata dan mental.

Halaman
1234
Penulis: Jaisy Rahman Tohir
Editor: Ferdinand Waskita Suryacahya
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved