Jokowi Sindir Pejabat Kunker ke Luar Negeri, Anies Baswedan: Saya Tidak Pernah Studi Banding

Gubernur Anies pun turut mengkritik para pejabat dan anggota dewan yang kerap pergi kunjungan kerja ke luar negeri namun tidak fasih berbahasa Inggris

Tayang:
Penulis: Dionisius Arya Bima Suci | Editor: Muhammad Zulfikar
TribunJakarta.com/Dionisius Arya Bima Suci
Gubernur Anies saat ditemui di Gedung DPRD DKI Jakarta, Kebon Sirih, Jakarta Pusat, Jumat (16/8/2019). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Dionisius Arya Bima Suci

TRIBUNJAKARTA.COM, GAMBIR - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan angkat bicara soal pidato Presiden Joko Widodo yang menyindir para pejabat yang kerap melakukan kunjungan kerja ke luar negeri.

Menurutnya, meski selama menjabat sebagai Gubernur DKI Jakarta dirinya telah melakukan beberapa kali kunjungan, namun yang dilakukannya itu untuk mempromosikan Indonesia.

"Kalau saya pergi enggak pernah tidak studi banding. Saya justru mempromosikan Indonesia, mengkampanyekan Indonesia," ucapnya kepada awak media, Jumat (16/8/2019).

Ia mencontohkan, selama tahun 2019 ini telah empat kali melakukan kunjungan ke luar negeri.

"Kepala daerah yang suka pergi, tunjukan ngapain disana. Saya punya recordnya, anda lihat record saya. Saya pergi empat kali tahun ini," ujarnya di Gedung DPRD, Kebon Sirih, Jakarta Pusat.

Empat kali kunjungan ke luar negeri yang dimaksud Anies, yaitu mengunjungi almarhumah ibu Ani Yudhoyono, istri dari mantan Presiden RI Susilo Bambang Yudhoyo di Singapura.

Selanjutnya, menjadi pembicara dalam Pertemuan Tahunan Tingkat Tinggi Gubernur Wali Kota Urban-20 (U20) di Tokyo, Jepang.

Kemudian, bertemu dengan Menteri Perencanaan Pembangunan Singapura Lawrence Wong pada 2 Mei 2019.

Pemkot Jakarta Timur Janji Selesaikan Masalah Reklamasi di Tanah Rendah Akhir Minggu Ini

Menanam Pohon Dinilai Bukan Solusi untuk Kurangi Polusi Udara

Serta yang terakhir ialah menjadi pembicara dalam World Cities Summit Mayors Forum (WCSMF) 2019 di Medellin, Kolombia pada 10-12 Juli 2019.

"Saya harus garis bawahi, semua kepergian saya adalah undangan untuk berbicara. Bukan inisiatif pribadi untuk studi banding, enggak ada itu," kata Anies.

Bahkan, dalam perjalanan kerjanya yang terakhir, Anies pun menyebut, dirinya berhasil membawa 'oleh-oleh' bagi masyarakat Jakarta berupa ajang Formula E yang siap digelar di ibukota pada 2020 mendatang.

"Kalau ke dunia internasional itu jangan studi banding, bawa mereka datang ke sini. Saya datang ke sana, kemudian bawa Formula E datang ke sini," ucapnya.

"Jadi justru itu yang seharusnya dilakukan," tambahnya.

Tak hanya itu, Gubernur Anies pun turut mengkritik para pejabat dan anggota dewan yang kerap pergi kunjungan kerja ke luar negeri namun tidak fasih berbahasa Inggris.

"Saya harus garis bawahi lagi, kalau tidak bisa bahasa internasional maka bisa minder di dunia internasional. Cuma bisa jalan-jalan saja," tuturnya.

Sumber: Tribun Jakarta
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved