5 Fakta Baru Penyerangan Polsek Wonokromo: Pelaku Terpengaruh Ajaran Ekstrim

Seorang tetangga pelaku penyerangan polisi Polsek Wonokromo menyebut sikap Imam Mustofa ada perubahan selama dua tahun belakangan.

5 Fakta Baru Penyerangan Polsek Wonokromo: Pelaku Terpengaruh Ajaran Ekstrim
TRIBUNJATIM.COM/NUR IKA ANISA
Seorang tak dikenal menyerang anggota polisi Polsek Wonokromo, Sabtu (18/7/2019). 

TRIBUNJAKARTA.COM- Beberapa fakta terbaru tentang kasus penyerangan Polsek Wonokromo satu per satu mulai terungkap

Fakta-fakta baru ini terungkap setelah Polda Jatim terus melakukan pendalaman kasus ini melalui keterangan pelaku dan bukti-bukti

Dirangkum oleh SURYA.co.id, berikut sejumlah fakta terbaru kasus penyerangan Polsek Wonokromo

1. Kesaksian tetangga pelaku

Seorang tetangga pelaku penyerangan polisi Polsek Wonokromo menyebut sikap Imam Mustofa ada perubahan selama dua tahun belakangan.

Tetangga Ahmad (48) mengatakan, awal mula Imam Mustofa datang kerap berbaur dengan warga sekitar kamar kos Jalan Sidosermo IV Gang I Surabaya.

Selama dua tahun belakangan, Ahmad menyebut ada perubahan sikap dari tetangganya itu.

"Dua tahun ini lah, tertutup. Dulu ada kegiatan tirakatan masih ikut, mulai dua tahun ini sudah tidak hadir," kata Ahmad di depan rumah kos pelaku.

Imam Mustofa diketahui tinggal di sebuah kos pasutri dengan delapan kamar.

"Kami tahu mana yang biasa kumpul dan tidak," kata dia.

Halaman
1234
Editor: Erik Sinaga
Sumber: Surya
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved